Thomas Alva Edi Sound Jadi Legenda Urban yang Sedang Viral, Siapa Dia?

Bernadette Sariyem

Jum'at, 25 Juli 2025 | 14:27 WIB
Thomas Alva Edi Sound Jadi Legenda Urban yang Sedang Viral, Siapa Dia?
Thomas Alva Edi Sound, sosok yang sedang viral karena disebut-sebut sebagai penemu sound horeg. [Suara.com]

Suara.com - Sebuah fenomena budaya baru yang menggelegar dari Jawa Timur telah mengguncang jagat media sosial Indonesia. Di tengah dentuman bass sound horeg yang mampu menggetarkan dada, muncullah satu nama yang kini menjadi legenda urban: Tomas Alva Edi Sound.

Viral di platform seperti TikTok, Facebook, dan X, pria ini dinobatkan oleh netizen dengan gelar kehormatan nan jenaka, 'Thomas Alva Edi Sound Horeg'.

Tentu saja, itu adalah sebuah plesetan dari nama penemu legendaris Thomas Alva Edison.

Julukan ini bukan tanpa alasan.

Publik maya menganggap Edi Sound sebagai pelopor atau "penemu" dari tren sound horeg, sebuah sistem audio rakitan berkekuatan masif yang menjadi primadona baru di berbagai acara komunitas.

Foto-fotonya yang tersebar luas menampilkan sosok pria dengan wajah lelah, mata sembab yang ikonik seolah kurang tidur, dan rambut keriting yang sedikit berantakan.

Citra ini, alih-alih negatif, justru memperkuat auranya sebagai seorang maestro yang mendedikasikan hidupnya untuk meracik suara.

Hingga kini, identitas asli Thomas Alva Edi Sound masih simpang siur.

Namun, lewat akun TikTok-nya, @memed_potensio, ia memperkenalkan diri sebagai SAMmemed.

baca juga

"SAM" sendiri merupakan sapaan khas Malang-an untuk "Mas", sehingga ia akrab disapa Mas Memed.

Dalam berbagai video, Edi alias Mas Memed kerap terlihat khusyuk mengoperasikan mixer dan panel kontrol audio, sebuah ritual yang melahirkan dentuman "horeg" yang fenomenal.

Dari Karnaval Kemerdekaan Menjadi Polemik Nasional

Sound horeg, yang secara harfiah berarti "sound yang membuat bergoyang" dalam bahasa Jawa, sejatinya bukanlah hal baru.

Fenomena ini berakar dari tradisi penggunaan pengeras suara dalam acara hajatan atau selawatan.

Berkembang pesat di Malang, Jawa Timur, sejak awal tahun 2000-an, sound system yang ditumpuk tinggi di atas bak truk awalnya menjadi pemandangan tahunan saat karnaval memperingati Hari Kemerdekaan RI di bulan Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pencipta Sound Horeg? Ini Sosok Edi Sound yang Dijuluki Thomas Alva Edisound dari Jawa Timur

Siapa Pencipta Sound Horeg? Ini Sosok Edi Sound yang Dijuluki Thomas Alva Edisound dari Jawa Timur

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:09 WIB

Ahli THT UI: Ketulian Akibat Sound Horeg Itu Tidak Terlihat!

Ahli THT UI: Ketulian Akibat Sound Horeg Itu Tidak Terlihat!

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 09:58 WIB

Ketika Karnaval Jadi Derita! Sound Horeg dan Dampak Nyata untuk Kesehatan

Ketika Karnaval Jadi Derita! Sound Horeg dan Dampak Nyata untuk Kesehatan

Your Say | Jum'at, 25 Juli 2025 | 09:52 WIB

Geger Sound Horeg 135 Desibel, Ustaz Derry: Konser Metal Paling Brutal di Dunia Aja Cuma 109 dB!

Geger Sound Horeg 135 Desibel, Ustaz Derry: Konser Metal Paling Brutal di Dunia Aja Cuma 109 dB!

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2025 | 08:59 WIB

Ustaz Derry Sulaiman: Hijrahkan Sound Horeg untuk Masjid

Ustaz Derry Sulaiman: Hijrahkan Sound Horeg untuk Masjid

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 08:38 WIB

Warga Diungsikan Demi Sound Horeg! Karnaval Desa Donowarih Malang, Tuai Kontroversi

Warga Diungsikan Demi Sound Horeg! Karnaval Desa Donowarih Malang, Tuai Kontroversi

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:12 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×