Beberapa netizen menangkap pesan pembuat cosplay jika ingin menyuarakan keadilan untuk Nikita.
"Saking tidak adilnya hukum di negara ini," komentar netizen.
"Ini lagi parodiin hukum di konoha," celetuk netizen lain.
Meski begitu, ada juga yang menganggap Nikita sudah pantas mendapatkan hukuman seperti itu.
"Gak lucu sih kaya gini kira bagus," komentar netizen.
"Gak adil dimana? Dia memeras kok yah diproses," komentar netizen lain.
Perjanan Kasus Nikita Mirzani
Di awal 2025, Nikita Mirzani kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Dia dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pemerasan, pengancaman melalui media elektronik, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Kasus ini bermula dari laporan seorang pengusaha skincare, Reza Gladys, pada 3 Desember 2024.
Pelapor menuduh Nikita dan asistennya telah melakukan pemerasan senilai Rp4 miliar dengan modus "uang tutup mulut" setelah menjelek-jelekkan produk milik pelapor melalui siaran langsung di media sosial.
Pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi alat bukti yang kuat, termasuk bukti transfer, rekaman percakapan, dan hasil ekstraksi barang digital.
Akibat kasus ini, Nikita Mirzani bersama asistennya resmi ditahan sampai sekarang.
Dengan jeratan pasal berlapis, Nikita Mirzani kini menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal hingga 20 tahun.
Sidang demi sidang sudah dilakukan Nikita Mirzani untuk mendapatkan keadilan.
Ini karena dia merasa tak melakukan pidana yang ditudingkan padanya.
Dalam sidang-sidangnya, Nikita dan timnya merasa ada banyak kejanggalan pada kasusnya.
![Nikita Mirzani dalam sidang lanjutan kasus pemerasan terhadap Reza Gladys di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 7 Agustus 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/07/83276-nikita-mirzani.jpg)
Nikita Mirzani menduga ada permainan antara pelapor dengan pihak pengadilan baik hakim hingga jaksa.
Ada satu momen Nikita ribut dengan jaksa penuntut umum karena dia tak mau memakai rompi terdakwa miliknya.
Cekcok juga terjadi karena pihak hakim dan JPU tak mau memutar bukti yang dibawanya.
Terbaru, Nikita sangat geram karena rekeningnya di salah satu bank swasta ternama yakni BCA diobrak-obrik.
Dia merasa kecewa karean BCA memberikan akses ke penyidik untuk melihat rekening korannya.
Gara-gara itu, banyak netizen yang menyerang BCA bahkan sahamnya sampai anjlok.
BCA memberikan klarifikasi kalau data itu diberikan karena diminta oleh yang berkuasa.
"Sebagai nasabah prioritas di salah satu bank terbesar di Indonesia, saya terkejut ketika dalam kasus yang dilaporkan Reza Gladys, yang bahkan belum ada putusan bersalah. rekening koran pribadi saya dibongkar hingga Februari 2025 dan dibacakan di persidangan tanpa izin saya," beber Nikita.
Padahal sesuai BAP, transaksi yang dipermasalahkan hanya Rp2 miliar transfer ke PT Bumiwisesa dan Rp2 miliar tunai.
"Lalu apa relevansinya membuka seluruh isi rekening hasil kerja saya," celetuknya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah