Jadi Juri Penulisan Esai, Maman Suherman Bangga dengan Gen Z

Ferry Noviandi

Minggu, 31 Agustus 2025 | 03:17 WIB
Jadi Juri Penulisan Esai, Maman Suherman Bangga dengan Gen Z
Maman Suherman alias Kang Maman mengaku bangga dengan Gen Z setelah menjadi juri penulisan esai tingkat mahasiswa. [Instagram]

Suara.com - Dalam lanskap media sosial yang kerap menampilkan aksi-aksi "nyeleneh" dari Generasi Z alias Gen Z, seringkali muncul kekhawatiran akan arah dan kualitas pemikiran mereka.

Namun, pandangan ini terpatahkan dalam sebuah ajang bergengsi yang justru menyoroti kecerdasan dan kepedulian mendalam para remaja Indonesia.

Adalah Maman Suherman, pegiat literasi dan sosok yang akrab disapa Kang Maman, yang baru-baru ini menyatakan kebanggaannya setelah menjadi juri dalam Essay Contest Beswan Djarum 2024/2025.

Kompetisi ini membuktikan bahwa di balik citra yang seringkali disalahpahami, Gen Z menyimpan potensi besar sebagai agen perubahan dengan gagasan-gagasan yang kritis dan solutif.

Selama menjadi juri, Maman Suherman mengaku sangat terkesan dengan kualitas esai dan presentasi para peserta. Ia melihat sebuah harapan besar pada generasi muda ini.

"Ini adalah bukti bahwa Gen Z bukan generasi penggerutu, tetapi Gen Z yang ada di sini adalah bukti jika mereka semua adalah sekumpulan orang-orang yang bermutu. Mereka lebih kritis, terbuka dan memiliki ide-ide serta terobosan baru yang bisa atasi permasalah rumit di sekitar," ujar Maman Suherman.

Kompetisi esai. [Instagram]
 Tiga pemenang di ajang Essay Contest Beswan Djarum 2024/2025. [Instagram]

Pernyataan ini menjadi angin segar, menegaskan bahwa kemampuan Gen Z untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis, dan menawarkan solusi konkret adalah aset berharga bagi bangsa.

Tiga nama yang berhasil mencuri perhatian dan meraih posisi teratas dalam kompetisi ini adalah Utin Richa Rinjani, Muhammad Faruq Azhar, dan Putri Malahayati.

Mereka adalah mahasiswa/mahasiswi penerima beasiswa Djarum Beasiswa Plus yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa semangat kritis dan inovatif tersebar luas di seluruh penjuru negeri.

baca juga

Pemenang pertama, Utin Richa Rinjani, mahasiswi Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, memilih untuk mengangkat isu yang sering terabaikan namun krusial: kesehatan ibu pasca-melahirkan atau Perinatal Mood and Anxiety Disorders (PMADs).

Utin menyoroti minimnya perhatian dan sorotan khusus terhadap kondisi mental ibu setelah melahirkan dalam pelayanan publik. Esainya dengan berani membuka tabir stigma yang melingkupi isu ini.

"Kesehatan mental pada ibu, saat ini masih jadi hal tabu yang enggan dibicarakan oleh banyak pihak. Di balik ketangguhan ibu, ada sisi rentan yang bisa terserang PMADs. Setiap ibu itu layak disembuhkan, tidak hanya dipuji ketangguhannya," kata Utin saat mempresentasikan gagasannya.

Argumennya menggarisbawahi pentingnya dukungan psikologis dan sistematis bagi para ibu, bukan hanya sekadar apresiasi verbal, tetapi juga tindakan nyata dalam bentuk kebijakan dan layanan kesehatan yang inklusif.

Isu lain yang tak kalah relevan dengan kehidupan Gen Z dan masyarakat luas adalah overclaim produk skincare.

Muhammad Faruq Azhar dari Politeknik Negeri Batam berhasil meraih juara kedua dengan esainya yang membahas fenomena ini, yang sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Faruq tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi komprehensif dari hulu hingga hilir.

Ia mengusulkan pengawasan digital secara proaktif, edukasi literasi yang terstruktur bagi konsumen, serta program pemulihan yang humanis bagi korban overclaim produk.

Pendekatan holistik Faruq menunjukkan pemahaman mendalam tentang ekosistem digital dan dampaknya terhadap konsumen.

Sementara itu, juara ketiga, Putri Malahayati, mahasiswi Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, membawa isu sensitif yang terjadi di lingkungan profesional: perundungan terhadap dokter residen.

Isu ini, yang seringkali tersembunyi di balik dinding institusi medis, memiliki dampak serius terhadap kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan para calon dokter.

Putri memotret realitas pahit ini dan, yang lebih penting, menawarkan strategi untuk memutus mata rantai perundungan tersebut.

Esainya menjadi seruan untuk menciptakan lingkungan pendidikan dan kerja yang lebih sehat dan suportif bagi para tenaga medis muda.

Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan menulis. Lebih dari itu, para peserta ditantang untuk mengidentifikasi masalah penting di lingkungan sekitar berdasarkan pengalaman pribadi, menganalisis akar masalah, dan memikirkan solusinya secara inovatif.

Proses seleksi pemenang didasarkan pada ketajaman identifikasi masalah, pola pikir logis, konstruksi penyelesaian masalah yang kuat, serta kemampuan untuk meyakinkan pentingnya isu yang diangkat dan mempertahankan argumentasi.

"Menulis bukan sekadar keterampilan teknis. Melalui Essay Contest, para peserta dilatih untuk mengasah welas asih, berpikir kritis, dan keberanian menawarkan solusi. Keterampilan kepemimpinan yang semakin penting di tengah dunia yang tak pasti, termasuk tantangan di era AI saat ini," kata Felicia Hanitio, Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Pendidikan Awkarin? Ngaku Malu dan Salah Pilih di Pemilu 2024

Apa Pendidikan Awkarin? Ngaku Malu dan Salah Pilih di Pemilu 2024

Lifestyle | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:21 WIB

Mempersiapkan Generasi Muda agar Berdaya Menghadapi Masa Depan

Mempersiapkan Generasi Muda agar Berdaya Menghadapi Masa Depan

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:49 WIB

Gen Z Wajib Tahu! Axioo - Somethinc Gabungkan Teknologi dan Gaya Hidup dalam Kolaborasi Unik!

Gen Z Wajib Tahu! Axioo - Somethinc Gabungkan Teknologi dan Gaya Hidup dalam Kolaborasi Unik!

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Terungkap! Rahasia Belanja Online Gen Z, Media Sosial Jadi Kunci?

Terungkap! Rahasia Belanja Online Gen Z, Media Sosial Jadi Kunci?

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:02 WIB

Pensiun Dini Bukan Lagi Mitos: Gen Z Ubah Aturan Main Dunia Kerja

Pensiun Dini Bukan Lagi Mitos: Gen Z Ubah Aturan Main Dunia Kerja

Your Say | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:11 WIB

Janji Penting Jusuf Hamka untuk Keluarga Affan Kurniawan, Sopir Ojol yang Tewas Dilindas

Janji Penting Jusuf Hamka untuk Keluarga Affan Kurniawan, Sopir Ojol yang Tewas Dilindas

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 13:59 WIB

Terkini

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 08:09 WIB

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:02 WIB

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

×