Sama-Sama Jadi Tersangka, Richard Lee dan Doktif 'Lomba' Sakit

Yazir F, Tiara Rosana

Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:45 WIB
Sama-Sama Jadi Tersangka, Richard Lee dan Doktif 'Lomba' Sakit
Doktif hadiri pemeriksaan sebagai tersangka dengan menggunakan kursi roda di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 22 Januari 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
baca 10 detik
  • Dokter Detektif (Doktif) menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka dengan kursi roda dan infus, yang dianggap menyindir ketidakhadiran Richard Lee sebelumnya.
  • Karena kondisi kesehatan yang menurun drastis, pemberian keterangan (BAP) ditunda dan dijadwalkan ulang pada 6 Februari 2026.
  • Doktif menegaskan tidak ada kata damai bagi Richard Lee dan tetap fokus pada pembuktian kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya.

Suara.com - Babak baru perseteruan antara Dokter Detektif (Doktif) dan Richard Lee kembali bergulir.

Bila sebelumnya pada Senin, 19 Januari 2026, Richard Lee batal diperiksa atas status tersangka di Polda Metro Jaya dengan alasan sakit, kini giliran Doktif yang memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 22 Januari 2026.

Perempuan yang dikenal dengan ciri khas topengnya ini hadir untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan sang rival, Richard Lee.

Namun, pemandangan berbeda tampak saat kedatangannya. Doktif tiba sekitar pukul 18.50 WIB menggunakan kursi roda, lengkap dengan selang infus yang masih menempel di tangannya.

Hadir Meski Sakit, Sindir Pihak Sebelah?

Kondisi fisik yang lemah tidak menyurutkan langkah Doktif untuk mendatangi kantor polisi.

Dia mengaku memaksakan diri hadir demi menunjukkan sikap kooperatif, sebuah tindakan yang seolah menyindir Richard Lee, yang pada pemeriksaan sebelumnya sempat menghentikan proses BAP karena alasan kesehatan.

"Doktif sudah janji untuk kooperatif ya. Jadi ya sudah, akhirnya Doktif memaksain aja, sudahlah enggak apa-apalah datang ke sini. Kita penuhi panggilan penyidiknya," kata Doktif kepada awak media.

Ketika disinggung apakah kehadirannya dengan kondisi sakit ini merupakan sindiran bagi Richard Lee yang sempat absen atau menunda pemeriksaan, Doktif memberikan jawaban menohok.

baca juga

"Kalau ngerasa kesindir ya Doktif syukurin aja. Memang kondisinya kan memang seperti ini. Tapi bedanya, Doktif tetap berusaha untuk kooperatif, tetap berusaha hadir meskipun harus begini. Kita tunjukkan kalau kita taat hukum ya," tegasnya.

Pemeriksaan Ditunda Hingga Februari

Kuasa hukum Doktif, Teuku Muda, menjelaskan bahwa kliennya mengalami kelelahan fisik yang ekstrem. Jadwal padat mengisi acara edukasi di stasiun televisi hingga dini hari, ditambah kondisi cuaca ekstrem, membuat kondisi kesehatan Doktif menurun drastis.

Berdasarkan hasil observasi kesehatan tersebut, tim kuasa hukum mengajukan permohonan penundaan pemberian keterangan kepada penyidik. Permohonan ini pun dikabulkan.

"Berdasarkan dari hasil observasi kondisi kesehatan Ibu yang memang menurun, tim penyidik akhirnya menyimpulkan diberikan waktu untuk dilakukan penangguhan terkait pemberian keterangan pada hari ini," jelas Teuku Muda.

Dia menegaskan bahwa belum ada materi BAP yang dijawab hari ini. "Kami akan dijadwalkan balik lagi ke sini untuk memberikan keterangan itu pada tanggal 6 Februari mendatang," tambahnya.

Stres Memikirkan Nasib Richard Lee

Menariknya, Doktif mengaku bahwa penurunan kondisi kesehatannya bukan disebabkan rasa takut menghadapi status tersangkanya sendiri.

Berkata satire, dia justru mengaku "stres" memikirkan nasib Richard Lee yang terancam hukuman penjara cukup berat di kasus lain.

Doktif menyebut tekanan darahnya sempat tidak stabil, bahkan drop hingga angka 90/80, karena beban pikiran.

"Jujur Doktif stres banget. Stresnya bukan karena kasusnya Doktif ya, tapi lebih kepada memikirkan teman sejawat Doktif (Richard Lee). Dia dihadapi dengan ancaman 12 tahun itu kan ancaman yang bukan hal yang mudah," ungkap Doktif.

"Doktif benar-benar memikirkan, kok gimana ya perasaannya Doktif itu kok bisa membuat orang bisa jadi masuk penjara? Apa itu gak kepikiran sama sekali batinnya? Jadi stresnya Doktif tuh di situ," ucapnya menyambung.

Pastikan Tidak Ada Kata Damai

Meskipun mengaku memiliki beban moral terhadap nasib Richard Lee, Doktif menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan. Dia menolak opsi damai yang sempat ditawarkan pihak lawan.

Doktif merasa posisinya aman dari penahanan karena pasal yang disangkakan kepadanya (UU ITE) memiliki ancaman hukuman di bawah lima tahun.

"Tetap kita taati, tetap kita kooperatif meskipun sebenarnya Doktif nggak akan mungkin ditahan gitu ya? Karena ini ancamannya di bawah lima tahun," ujarnya.

Terkait wacana perdamaian, Doktif menutup wawancara dengan pernyataan tegas.

"Kalau untuk damai sih sebenarnya enggak mungkin ya... pokoknya intinya Doktif enggak mau damai," imbuhnya sebelum meninggalkan lokasi dengan kursi roda.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari konten-konten media sosial Dokter Detektif yang mengulas hasil uji laboratorium produk skincare milik Richard Lee. Doktif menuding adanya overclaim dan kandungan yang tidak sesuai pada produk White Tomato milik Richard Lee.

Akibat perseteruan ini, keduanya saling lapor dan kini sama-sama menyandang status tersangka.

Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan UU Kesehatan.

Sementara itu, Doktif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan atas laporan Richard Lee terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Dokter Richard Lee Peroleh Penangguhan Penahanan, Kondisi Tubuhnya Bikin Salfok

Dokter Richard Lee Peroleh Penangguhan Penahanan, Kondisi Tubuhnya Bikin Salfok

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Saksi Bongkar Posisi Richard Lee di Athena Group, Namanya Tak Tercantum dalam Struktur Organisasi

Saksi Bongkar Posisi Richard Lee di Athena Group, Namanya Tak Tercantum dalam Struktur Organisasi

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Pengacara Richard Lee Keluhkan Durasi Hadirkan Saksi di Sidang: Harusnya Sama-sama Adil

Pengacara Richard Lee Keluhkan Durasi Hadirkan Saksi di Sidang: Harusnya Sama-sama Adil

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Babak Baru Kasus dr Richard Lee: Saksi Kunci Bongkar Fakta Produksi hingga Khasiat Tomat Putih

Babak Baru Kasus dr Richard Lee: Saksi Kunci Bongkar Fakta Produksi hingga Khasiat Tomat Putih

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 13:32 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Richard Lee Protes Saksi Ahli BPOM: Tanpa Uji Lab Kok Bisa Langsung Simpulkan Pelanggaran?

Richard Lee Protes Saksi Ahli BPOM: Tanpa Uji Lab Kok Bisa Langsung Simpulkan Pelanggaran?

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB

Merasa Dibohongi di Persidangan, dr Richard Lee Siap Polisikan Saksi Kunci

Merasa Dibohongi di Persidangan, dr Richard Lee Siap Polisikan Saksi Kunci

Entertainment | Jum'at, 04 September 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

×