- Doktif menuduh Richard Lee hanya berpura-pura religius dan mempermainkan agama demi pencitraan di depan kamera.
- Doktif mengklaim Richard Lee tidak melaksanakan salat Ashar maupun Maghrib saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
- Doktif memperingatkan Richard Lee untuk tidak bermain-main dengan keyakinan karena menganggap tindakannya bisa berujung azab yang berat.
Suara.com - Dokter Detektif atau Doktif kembali malayangkan tuduhan kepada dokter Richard Lee terkait agama.
"Apa yang Doktif katakan, bahwa kemungkinan DRL itu mempermainkan agama," ujar Doktif di Polda Metro Jaya pada Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Doktif, Richard Lee selama di Polda Metro Jaya tak salat. Padahal kata dia, sejak jadi mualaf, Richard terlihat saleh di media sosial.
"Tadi di dalam guys, dari mulai Ashar, Maghrib, dia tidak salat," kata Doktif yang .datang ke Polda Metro untuk memantau pemeriksaan Richard di kasus yang dilaporkan.
Doktif menilai bahwa ketaatan yang sering ditunjukkan Richard Lee di media sosial cuma sebuah skenario.
Ia menganggap Richard Lee ingin terlihat religius hanya demi kepentingan pribadi dan pembelaan diri.
"Jadi salatnya dia hanya di depan kamera," tegas Doktif.
Doktif bahkan sengaja mengerahkan beberapa orang untuk menunggu kehadiran Richard Lee di tempat ibadah.
Dokter yang kini menjadi tersangka itu tetap tidak muncul.
Baca Juga: Ancaman Hukuman Lebih dari 5 Tahun, Richard Lee Tak Ditahan usai Diperiksa
"Ada beberapa orang yang nungguin di mushola, dia sekalipun tidak muncul," ucap Doktif menggambarkan situasi di lokasi.
Doktif bahkan sampai mengingatkan Richard Lee salat, "Chad, solat Chad."
Tapi Richard Lee hanya merespons dengan ucapan selamat sore.
Karena dugaan tersebut, Doktif pun mengingatkan Richard agar tidak bermain-main dengan urusan keyakinan. Ia memperingatkan bahwa tindakan itu bisa berujung pada konsekuensi yang sangat berat.
"Hati-hati, mempermainkan agama itu azabnya pedas," katanya.
Ini bukan kali pertama Doktif menyinggung urusan pribadi Richard terkait agama. Keputusan Richard jadi mualaf juga dicibir Doktif.
Doktif menilai Richard sebenarnya tak pernah sungguh-sungguh memeluk Islam.