- Brand Kata Oma berkolaborasi dengan komunitas NBJ mengadakan acara ngabuburit religius bersama penyanyi Opick pada 4 Maret 2026 di Jakarta Pusat.
- Opick memeriahkan acara dengan menyanyikan dua lagu populer seperti "Tombo Ati", menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan peserta.
- Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan ruang inklusif bagi keluarga Indonesia untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan bernyanyi bersama.
Suara.com - Brand Kata Oma berkolaborasi dengan komunitas Nyanyi Bareng Jakarta (NBJ) sukses menggelar acara ngabuburit bersama yang meriah dengan menghadirkan penyanyi religi Opick.
Kegiatan ini berlangsung di Azalia Hall, Jakarta Pusat pada Rabu, 4 Maret 2026, dan menjadi salah satu momen spesial yang memeriahkan suasana Ramadan bagi para peserta yang hadir.
Acara tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta yang datang dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dengan nuansa religius sekaligus santai.
Kehadiran Opick sebagai bintang tamu utama semakin menambah semarak acara, mengingat penyanyi tersebut dikenal luas melalui lagu-lagu religi yang sering mengiringi suasana Ramadan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Opick membawakan dua lagu populernya yang sangat dikenal oleh masyarakat, yaitu “Tombo Ati” dan “Syukur Alhamdulillah”. Kedua lagu tersebut langsung disambut meriah oleh para peserta.
Suasana menjadi semakin hangat ketika seluruh peserta ikut bernyanyi bersama Opick. Harmoni suara yang tercipta membuat suasana terasa syahdu sekaligus penuh kebahagiaan.
Para peserta terlihat kompak menyanyikan setiap bait lagu dengan penuh penghayatan. Tidak hanya bernyanyi, mereka juga tampak saling berbaur satu sama lain tanpa sekat.
![Meriahnya Ngabuburit Kata Oma dan NBJ, Peserta Kompak Nyanyi Bareng Opick. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/03/05/34346-meriahnya-ngabuburit-kata-oma-dan-nbj-peserta-kompak-nyanyi-bareng-opick.jpg)
Momen kebersamaan tersebut menciptakan suasana kekeluargaan yang kental, sesuai dengan semangat Ramadan yang identik dengan silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.
Kemeriahan acara juga semakin terasa karena sebagian besar peserta tampil dengan busana bernuansa islami. Baik laki-laki maupun perempuan mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan.
Hal ini semakin memperkuat atmosfer Ramadan yang penuh kedamaian dan kebersamaan.
Melihat antusiasme para peserta yang begitu tinggi, Opick mengaku merasa sangat bahagia. Menurutnya, Ramadan selalu menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dengan keluarga dan orang-orang terdekat.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat indah untuk kembali menghangatkan kebersamaan dengan keluarga,” tutur Opick dalam surel yang diterima Suara.com.
Ia juga menambahkan bahwa momen sederhana seperti berkumpul, bernyanyi bersama, serta berbagi kebahagiaan dapat menghadirkan makna Ramadan yang lebih dalam.
“Melalui momen sederhana seperti berkumpul, bernyanyi, dan berbagi kebahagiaan, kita bisa merasakan makna Ramadan yang sesungguhnya,” lanjutnya.
Furiyanti selaku Strategic Business UF3 Kata Oma juga menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan tersebut.
Ia menilai bahwa Ramadan merupakan momentum yang sangat kuat bagi keluarga Indonesia untuk berkumpul dan mempererat hubungan.
Menurutnya, melalui kolaborasi dengan komunitas Nyanyi Bareng Jakarta, Kata Oma ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat dan inklusif bagi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum kebersamaan yang sangat kuat bagi keluarga Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Kata Oma ingin menghadirkan ruang yang hangat dan inklusif, di mana baik orang tua maupun anak bisa berbagi momen sederhana seperti bernyanyi bersama,” ungkap Furiyanti.
Melalui kegiatan ini, Kata Oma berharap dapat terus menjadi bagian dari momen kebersamaan keluarga Indonesia. Tidak hanya sebagai produk, brand ini ingin hadir dalam cerita-cerita hangat yang tercipta di tengah masyarakat lintas generasi.
Sebagai informasi, komunitas Nyanyi Bareng Jakarta sendiri baru berdiri pada 2025. Komunitas ini didirikan oleh Meda Kawu, Gladys Santoso, dan Jusuf Winardi dengan tujuan menghadirkan pengalaman kebersamaan melalui kegiatan bernyanyi yang terbuka bagi siapa saja.
Sejak berdiri, komunitas tersebut terus berkembang dan menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin menikmati momen kebersamaan melalui musik.