- Finalis Miss Norway 2026 keturunan Indonesia, Ayu Zhafira Amalia Kynbråten, mengajar siswa di kelas dengan materi Timnas Norwegia.
- Ayu mengenakan jersey Timnas Norwegia dan keffiyeh Palestina serta berpose di depan ompreng program Makan Bergizi Gratis.
- Perempuan berdarah Minangkabau ini menempuh pendidikan Peace and Conflict Studies yang selaras dengan kepeduliannya pada isu kemanusiaan.
Suara.com - Finalis Miss Norway 2026 keturunan Indonesia, Ayu Zhafira Amalia Kynbraten, membagikan aktivitasnya di luar panggung pageant.
Perempuan berdarah Indonesia-Norwegia itu terlihat mengajar siswa di sebuah ruang kelas.
Dalam unggahan Instagram terbarunya, Ayu tampak berdiri di depan papan tulis sambil menjelaskan materi kepada para siswa.
Ia juga berinteraksi langsung dengan mereka dalam suasana belajar yang terlihat santai.
Menariknya, salah satu materi yang diberikan Ayu berkaitan dengan Timnas Norwegia.
Ia mengajarkan cara melafalkan nama-nama pemain tim berjuluk The Lions tersebut.
"Haaland juga namanya Hooland, pake O," kata Ayu dalam video viral tersebut.
Aktivitas itu memperlihatkan sisi lain Ayu di luar kesibukannya sebagai finalis Miss Norway 2026.
Berpose Depan Ompreng MBG
Dalam foto dan video yang dibagikan di akun Instagram miliknya, Ayu juga terlihat mengenakan jersey Timnas Norwegia.
Ia memadukannya dengan kain khas Palestina, keffiyeh.
Pada unggahan lainnya, Ayu tampak berpose di depan ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penampilannya tersebut semakin menunjukkan aktivitas Ayu yang tidak terbatas pada panggung kecantikan.
Keikutsertaannya dalam Miss Norway 2026 menjadi salah satu pencapaian yang membuat sosok Ayu mendapat perhatian.
Namun, aktivitasnya di bidang pendidikan dan kemanusiaan memperlihatkan sisi lain dari perempuan berdarah Minangkabau tersebut.
Keturunan Indonesia-Norwegia
Ayu merupakan perempuan keturunan Indonesia-Norwegia yang tumbuh besar di Norwegia.
Ia memiliki darah Minangkabau dari sang ibu sehingga tetap memiliki keterikatan dengan Indonesia.
Latar belakang tersebut menjadi bagian penting dari identitas Ayu.
Meski besar di Eropa, ia beberapa kali menunjukkan kedekatannya dengan budaya dan identitas Indonesia melalui aktivitas maupun unggahan di media sosial.
Ayu juga diketahui menempuh pendidikan Peace and Conflict Studies.
Latar belakang akademiknya tersebut sejalan dengan perhatian yang ia tunjukkan terhadap isu anak-anak, kemanusiaan, perdamaian, dan kelompok rentan.