- Grup band Juicy Luicy resmi membatalkan penampilan mereka di Batam akibat kelalaian pihak penyelenggara acara.
- Penyelenggara gagal memenuhi kesepakatan terkait pelunasan tiket pesawat, akomodasi, dan biaya bagasi tambahan hingga batas waktu keberangkatan.
- Keputusan pembatalan tersebut diambil manajemen demi menjaga profesionalisme kerja setelah menghadapi ketidakpastian operasional yang parah.
Suara.com - Band Juicy Luicy tengah ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir, terkait keputusannya untuk batal manggung di Batam.
Seperti ramai diberitakan, Julian Kaisar dkk membatalkan konser karena alasan bagasi yang membengkak.
Sempat bungkam dan mendapat hujatan di media sosial, Juicy Luicy akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Melalui klarifikasi bertajuk "Yang Mungkin Perlu Orang Tahu", Juicy Luicy membeberkan kronologi carut-marutnya persiapan penyelenggara yang berujung pada keputusan pahit untuk batal berangkat.
Bukan keputusan mendadak, pemilik hits "Lantas" ini menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena pihak penyelenggara tidak memenuhi kesepakatan yang telah disetujui sejak awal.
Ketidakpastian Sejak H-7
Ketegangan ternyata sudah dirasakan tim manajemen Juicy Luicy sejak sepekan sebelum acara.
Meski tim secara berkala menagih kepastian terkait pelunasan biaya manggung (fee), tiket pesawat, hingga akomodasi, jawaban pasti tak kunjung datang.
Titik terang sempat muncul saat biaya penampilan akhirnya dilunasi sekitar 18 jam sebelum jadwal keberangkatan. Namun, masalah baru muncul: tiket pesawat dan bukti penginapan masih raib.
Drama Tengah Malam di Bandung
Situasi semakin genting pada malam sebelum keberangkatan. Tim yang saat itu berada di Bandung harus segera bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk mengejar penerbangan pukul 05.00 WIB.
Namun, hingga pukul 20.00 WIB, kepastian tiket belum juga ada di tangan.
Tiket baru dikirimkan penyelenggara pada pukul 22.26 WIB, itu pun dalam kondisi tidak lengkap.
Tidak ada tiket kepulangan, tidak ada bukti hotel untuk dua malam, dan yang paling krusial: tidak ada pembayaran untuk bagasi tambahan (prepaid extra baggage).
"Bom" Biaya Bagasi: Dari Rp44 Juta Melambung ke Rp64 Juta
Persoalan bagasi menjadi "kerikil tajam" dalam konflik ini. Akibat perubahan maskapai secara sepihak oleh penyelenggara, jatah bagasi tim menyusut drastis menjadi hanya 15 kg per orang.
Padahal, sebagai band, mereka membawa banyak perlengkapan teknis.
Estimasi awal biaya bagasi tambahan mencapai Rp44 juta.
Penyelenggara sempat menjanjikan akan membayar Rp26 juta terlebih dahulu dan sisanya dilunasi di bandara.
Percaya pada janji tersebut, tim Juicy Luicy tetap berangkat dari Bandung menuju Soekarno-Hatta.
Nahas, setibanya di bandara, janji tinggal janji. Uang Rp26 juta yang dijanjikan tak kunjung masuk ke rekening manajemen.
Karena waktu sudah mepet dan pembayaran harus dilakukan langsung di counter maskapai, biaya bagasi membengkak menjadi Rp64 juta.
Keputusan Sulit demi Profesionalisme
Dihadapkan pada ketidakpastian finansial dan operasional di detik-detik terakhir, Juicy Luicy akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan.
"Semua yang kami lakukan semata-mata hanya mengikuti tata cara yang sudah disepakati bersama dari awal, namun tidak diindahkan oleh penyelenggara," tulis Juicy Luicy dalam keterangannya.
Band asal Bandung ini mengaku bahwa situasi ini adalah pengalaman yang sangat jarang mereka temui selama bertahun-tahun berkarier di industri musik.
Klarifikasi ini sengaja dibuat untuk meluruskan berbagai opini negatif yang menyudutkan band dan tim manajemen.
Melalui penjelasan ini, Juicy Luicy berharap para penggemar di Batam dan publik secara luas dapat memahami bahwa keputusan batal manggung tersebut merupakan akumulasi dari kelalaian penyelenggara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar operasional sebuah pertunjukan musik profesional.