Sempat Jadi Buronan, Eks Panglima GAM Izil Azhar Tiba di KPK dengan Tangan Diborgol

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Tersangka kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011 Izil Azhar alias Ayah Merin tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/1/2023). [Suara.com/Yaumal]
Tersangka kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011 Izil Azhar alias Ayah Merin tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/1/2023). [Suara.com/Yaumal]

Izil Azhar ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011.

Suara.com - Izil Azhar alias Ayah Merin akhirnya diseret ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (25/1/2023) malam. Izil Azhar sempat buron selama 4 tahun.

Tersangka kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011 itu tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

Setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Izil Azhar mengenakan rompi oranye, topi hitam dan masker putih. Dia memilih bungkam saat ditanya wartawan dan menunduk sambibl berjalan ke pintu masuk.

Izil Azhar merupakan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Izil Azhar ditangkap terkait gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011 senilai Rp32,4 miliar.