Suara.com - Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti-Perang atau No War Youth Alliance menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk mendukung Paus Leo yang menentang kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait peperangan dengan Iran.
Paus pertama kelahiran negeri Paman Sam itu tidak takut dengan pemerintahan AS dan akan terus menyuarakan perdamaian dan menentang perang.
Ketegangan antara Paus Leo XIV dan Presiden AS Donald Trump meningkat setelah pernyataan terbuka terkait perang Iran. Paus secara konsisten menyerukan penghentian konflik dan menilai perang bertentangan dengan nilai moral serta ajaran agama.
Sementara itu, Trump tetap mempertahankan kebijakan militernya dengan alasan mencegah ancaman nuklir Iran dan menjaga stabilitas global. Perbedaan pandangan ini memicu perdebatan internasional dan menarik perhatian publik, termasuk aksi solidaritas di berbagai negara. [Suara.com/Alfian Winanto]