Awas, Marah Bisa Memicu Serangan Jantung dan Stroke

Esti Utami

Sabtu, 15 Maret 2014 | 08:27 WIB
Awas, Marah Bisa Memicu Serangan Jantung dan Stroke
Ilustrasi marah-marah bisa memicu stroke (Foto: shutterstock)

Suara.com - Anda sering marah? Jika ya,  Anda mungkin perlu lebih sabar. Pasalnya penelitian yang dilakukan Harvard Medical School, seperti  dirilis European Heart Journal baru-baru ini menyebut, marah yang tak terkontrol bisa memicu serangan jantung dan stroke.

Penelitian itu mengungkap, kemarahan yang tak terkendali meningkatkan risiko serangan jantung antara 2 hingga 7 kali lipat. Serangan ini tak terjadi serta merta, tetapi baru terjadi dua jam setelah Anda marah-marah.  Kemarahan juga bisa memicu stroke, walau tak sebesar kemungkinan terjadi serangan jantung. Tapi risiko terjadi stroke lebih besar, pada mereka yang memang memiliki gangguan jantung atau sakit diabetes.

Hubungan antara stress yang berkepanjangan dengan serangan jantung, sudah lama diungkap. Tetapi hingga saat ini, para ahli belum menemukan bagaimana hubungan antara marah dengan serangan jantung dan stroke. Yang pasti marah, yang ditandai dengan suara meninggi, gemeretak gigi atau malah melempari barang-barang, akan memompa tekanan darah, membuat jantung berdetak lebih cepat, juga membuat pembuluh darah menjadi kaku. Ini akan mengakibatkan peredaran darah terganggu, sehingga bisa memicu serangan jantung ataupun stroke.

Stress berat juga memiliki dampak serupa. Emosi negatif akan berpengaruh negatif pada jantung. Sebuah penelitian di Swedia menyebut tekanan kerja yang berat akan meningkatkan risiko kena serangan jantung, 24 jam setelah seseorang menguras tenaga dan pikirannya menyelesaikan pekerjaannya.

Jadi mulai sekarang berusahalah untuk tidak kehilangan kontrol. Jika memang ada yang mengganggu suasana hati, cobalah menenangkan diri. Bisa dengan menarik napas dalam-dalam, menghitung dalam hati hingga angka sepuluh, atau menjauh dari sumber kemarahan Anda. Makan sehat, berolahraga dan berhenti merokok juga sangat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. (Sumber : The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanker Lebih Mematikan Dibanding Serangan Jantung?

Kanker Lebih Mematikan Dibanding Serangan Jantung?

Health | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:03 WIB

Konsumsi Tomat Secara Teratur Cegah Stroke

Konsumsi Tomat Secara Teratur Cegah Stroke

Health | Rabu, 12 Maret 2014 | 16:57 WIB

Cara Alami untuk Membuat Terjaga

Cara Alami untuk Membuat Terjaga

Health | Senin, 10 Maret 2014 | 14:34 WIB

4 Gerakan Yoga untuk Menghalau Stres

4 Gerakan Yoga untuk Menghalau Stres

Health | Jum'at, 07 Maret 2014 | 09:10 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×