Manfaat dan Bahaya Puasa Pada Penderita Diabetes

Esti Utami

Senin, 07 Juli 2014 | 13:11 WIB
Manfaat dan Bahaya Puasa Pada Penderita Diabetes
Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)

Suara.com - "Puasa akan membantu penderita diabetes tipe 2 untuk mengatur kadar glukosa mereka," ujar Dr Eman Shasha, seorang ahli endokrinologi dari Arab saudi.  Namun dia menambahkan, puasa tidak dianjurkan bagi pasien diabetes yang masuk kategori insulin-dependent, karena mereka cenderung menderita penyakit kronis lainnya yang berhubungan dengan diabetes.

"Penderita diabetes pada umumnya harus mengikuti saran medis ketika mereka berpuasa selama bulan Ramadan," kata Shasha sambil menambahkan dokter biasanya meresepkan dosis insulin yang harus diambil para pasien selama periode non-puasa.

Dia juga mengingatkan penderita diabetes bisa mengalami gula darah rendah atau hipoglikemia selama periode puasa dengan gejala termasuk menggigil, keringat berlebihan, pusing, dan kadar gula turun menjadi 60 atau 70 mg pada pagi hari.
"Dalam kondisi seperti ini, orang tersebut harus segera berbuka puasa. Penderita diabetes harus sering makan makanan kecil antara periode buka puasa dan sahur," tambahnya.

Sementara itu, Mukhtar Khan, yang banyak meneliti diabetes dan saat ini bekerja di Medical dan Rehabilitasi Konsultasi House, Riyadh, tak sependapat dengan pendapatn yang menyebutkan  puasa selama bulan Ramadan membawa risiko kesehatan bagi penderita diabetes. Dia merujuk artikel berjudul "Puasa selama bulan Ramadhan: Risiko kesehatan bagi penderita diabetes" yang dimuat harian  Independent, Inggris edisi 4 Juli 2014 dengan menyebutkan analisa oleh Dr Neesha Patel, seorang dokter dari Universitas Manchester.

"Puasa sebenarnya bermanfaat bagi penderita diabetes, jika direncanakan dengan baik dan pasien mengikuti manajemen diet yang dianjurkan dokter," kata Dr Khan.

Lebih lanjut ia mengatakan, ada beberapa karya penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal bereputasi internasional, yang membuktikan manfaat puasa untuk pasien diabetes.

Diakui beberapa penderita diabetes yang rentan terhadap hipoglikemia, ketoasidosis diabetik dan dehidrasi sehingga perlu pengawasan yang ketat oleh dokter.

Akhtar Ul-Islam Nadwi, seorang penderita diabetes mengatakan ia justru merasa lebih energik selama bulan Ramadan. Menurutnya,  penderita diabetes sangat menyadari risiko dan tindakan pencegahan. "Dengan pengalaman saya, saya dapat mengatakan bahwa puasa benar-benar mengontrol diabetes selama Ramadan," katanya sambil menambahkan bahwa puasa tidak dimaksudkan untuk menciptakan kesulitan yang berlebihan pada kaum Muslim. (arabnews.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Health | Senin, 07 Juli 2014 | 08:56 WIB

Kiat Praktis Mendetoksifikasi Tubuh dari Gula

Kiat Praktis Mendetoksifikasi Tubuh dari Gula

Health | Kamis, 03 Juli 2014 | 20:44 WIB

Mengapa Stres Mendongkrak Berat Badan

Mengapa Stres Mendongkrak Berat Badan

Health | Selasa, 01 Juli 2014 | 16:10 WIB

Puasa Bisa Turunkan Gula Darah

Puasa Bisa Turunkan Gula Darah

Health | Sabtu, 28 Juni 2014 | 13:47 WIB

Obesitas, Melewati Usia Lima Tahun Makin Sulit Diatasi

Obesitas, Melewati Usia Lima Tahun Makin Sulit Diatasi

Health | Selasa, 24 Juni 2014 | 08:11 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB