Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu Mampu Obati Diabetes

Esti Utami

Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:18 WIB
Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu Mampu Obati Diabetes
Ubi jalar ungu banyak dihasilkan di Indonesia (shutterstock)

Suara.com - Kulit ubi jalar ungu (Ipomea Batatas L) yang sudah diolah dan berbentuk ekstrak, mampu mengatasi penyakit diabetes millitus (DM). Ini karena kulit ubi jalar kaya senyawa antosianin. "Antosianin tersebut dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes mellitus tipe 2," kata Akbar Setyo Pambudi, salah seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang menjadi anggota tim peneliti.

Temuan ini merupakan hasil penelitian lima orang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UB, yakni Yani Rahmawati, Ajeng Nawangwulan, Nabillah Hisyam, dan Kinanti Mahmud dari FK serta Akbar Setyo Pambudi (FTP). Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian yang diadakan oleh DIKTI, mereka memanfaatkan kulit ubi jalar ungu (Ipomea batatas L) dalam mengatasi masalah DM.

Menurut Akbar, saat ini limbah kulit ubi jalar ungu sering dianggap sebagai sampah dan belum dimanfaatkan secara maksimal di bidang medis. Padahal kulit ubi jalar ungu kaya akan senyawa antosianin yang bisa digunakan untuk mengobati penderita DM.
Namun menurutnya, antosianin adalah senyawa yang rawan rusak akibat pemanasan. Oleh karena itu perlu pengolahan khusus, di antaranya dengan mengekstraksi kulit ubi jalar ungu dengan Microwave Assisted Extraction (MAE).

Dari percobaan yang dilakukan, pemberian ektrak kulit ubi jalar ungu pada tikus yang dibuat diabetes, diperoleh hasil bahwa ekstrak kulit ubi jalar ungu dapat menurunkan gula darah secara signifikan serta mampu meningkatkan sensitivitas insulin.

Antosianin dapat memperbaiki kondisi peningkatan kadar gula darah dan sensitivitas insulin melalui aktivasi AMP-activated protein kinase (AMPK). Aktivasi ini diikuti oleh peningkatan ekspresi GLUT 4 yang kemudian dapat meningkatkan glukosa ke dalam jaringan.

Namun perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai kapan dan berapa lama AMPK dapat diaktifkan, mengingat masih terbatas informasi yang tersedia. Adanya manfaat kulit ubi jalar ini, tidak salah jika masyarakat mengkonsumsinya untuk menjaga keseimbangan gula darah pada diabetes mellitus.

"Kami berharap dengan adanya hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam mengatasi masalah DM di Indonesia, sebab DM merupakan penyakit yang tingkat bahayanya sangat tinggi," ujar Akbar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat dan Bahaya Puasa Pada Penderita Diabetes

Manfaat dan Bahaya Puasa Pada Penderita Diabetes

Health | Senin, 07 Juli 2014 | 13:11 WIB

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Health | Senin, 07 Juli 2014 | 08:56 WIB

Kiat Praktis Mendetoksifikasi Tubuh dari Gula

Kiat Praktis Mendetoksifikasi Tubuh dari Gula

Health | Kamis, 03 Juli 2014 | 20:44 WIB

Mengapa Stres Mendongkrak Berat Badan

Mengapa Stres Mendongkrak Berat Badan

Health | Selasa, 01 Juli 2014 | 16:10 WIB

Puasa Bisa Turunkan Gula Darah

Puasa Bisa Turunkan Gula Darah

Health | Sabtu, 28 Juni 2014 | 13:47 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB