Lima Alasan Nyamuk Senang Menggigit Manusia

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 11 Juli 2014 | 19:20 WIB
Lima Alasan Nyamuk Senang Menggigit Manusia
Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sering menggigit tubuh manusia. Tidak hanya menyebabkan gatal, gigitan nyamuk juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti demam berdarah, malaria, kaki gajah.

Menurut penelitian yang dilansir healthmeup.com, nyamuk menggigit manusia karena tubuh mereka membutuhkan asam amino dalam tubuh manusia untuk mengembangkan telurnya.

Selain alasan tersebut, ini adalah alasan lain mengapa nyamuk menggigit tubuh Anda.

1. DNA
Tidak hanya asam amino, DNA juga menarik perhatian nyamuk sehingga mereka menggigit tubuh Anda.

2. Bahan Alami
Salah satu bahan atau zat alami yang ada di kulit manusia dapat menjadi magnet yang menarik nyamuk untuk menggigit tubuh Anda.

3. Steroid dan Kolesterol
Kandungan steroid dan kolesterol dalam tubuh juga membuat Anda menjadi rentan terhadap gigitan nyamuk.

4. Asam Urat
Tingginya kadar asam urat dalam tubuh manusia akan memancarkan karbon dioksida yang juga menarik nyamuk untuk menggigit tubuh Anda.

5. Panas Tubuh dan Bakteri
Panas tubuh dan bakteri tertentu juga akan menarik nyamuk untuk menggigit tubuh Anda.

Itulah beberapa alasan mengapa nyamuk menggigit tubuh Anda. Oleh karena itu amat penting menggunakan lotion anti nyamuk untuk melawan gigitan nyamuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN

Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN

Health | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:21 WIB

Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026

Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 19:05 WIB

7 Rekomendasi Lotion Anti Nyamuk Untuk Bayi, Aman Buat Kulit Sensitif

7 Rekomendasi Lotion Anti Nyamuk Untuk Bayi, Aman Buat Kulit Sensitif

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 21:20 WIB

Nyamuk Ditemukan di Islandia, Pertanda Iklim Global Kian Menghangat

Nyamuk Ditemukan di Islandia, Pertanda Iklim Global Kian Menghangat

Tekno | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:28 WIB

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:05 WIB

Apa Hukum Membunuh Nyamuk dalam Islam? Ini Penjelasannya

Apa Hukum Membunuh Nyamuk dalam Islam? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 11 September 2025 | 17:30 WIB

7 Cara Agar Rumah Bebas Nyamuk: Tips Praktis yang Ampuh dan Alami

7 Cara Agar Rumah Bebas Nyamuk: Tips Praktis yang Ampuh dan Alami

Lifestyle | Senin, 08 September 2025 | 19:23 WIB

Lagi Musim Demam Berdarah? Intip 5 Rekomendasi Minyak Telon Bayi Anti Nyamuk, Harga Terjangkau

Lagi Musim Demam Berdarah? Intip 5 Rekomendasi Minyak Telon Bayi Anti Nyamuk, Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:25 WIB

Tak Mau Sepelekan DBD, Arumi Bachsin Minta Ibu Jadi Garda Terdepan Lindungi Keluarga dari Nyamuk

Tak Mau Sepelekan DBD, Arumi Bachsin Minta Ibu Jadi Garda Terdepan Lindungi Keluarga dari Nyamuk

Health | Senin, 11 Agustus 2025 | 21:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB