Bahaya Mengintip dari Minuman Ringan

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2014 | 16:04 WIB
Bahaya Mengintip dari Minuman Ringan
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Air putih sangat disarankan untuk kesehatan, tetapi banyak orang lebih menyukai soda, minuman ringan dan minuman manis lainnya. Jutaan orang di seluruh dunia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dilaporkan mengonsumsi minuman ringan lebih dari segelas sehari atau bahkan jauh lebih banyak dari air putih.

Bahkan, tak sedikit orang yang lebih memilih untuk 'diet' minuman ringan karena mereka percaya hal ini dapat mengurangi jumlah kalori yang mereka asup. Tapi tahukah Anda tahu bahwa banyak 'bahaya' yang mengintip dari sekaleng minuman bersoda.

Sekaleng soda atau minuman ringan mampu membuat toilet Anda menjadi bersinar. Jadi, bisa dibayangkan betapa buruk efeknya pada lambung. Jadi meminumnya secara teratur hanya akan menambah masalah kesehatan berikut ini:

Tinggi kalori.
Jumlah kalori yang dikandung sekaleng soda atau minuman ringan dapat dengan cepat mendongrak berat badan Anda. Jadi mulailah beralih ke air putih sebelum Anda kecanduan soda dan berat badan Anda membengkak.

Buruk untuk gigi.
Soda banyak mengandung gula dan asam, yang bisa berakibat buruk dengan kesehatan mulut Anda, seperti melarutkan kalsium dari lapisan enamel gigi, dan rongga mulut.

Memicu risiko diabetes.
Terlalu sering mengonsumsi minuman ringan dan bersoda bisa memicu diabetes. Jika memang keluarga Anda pembawa bakat diabetes , maka segera tinggalkan minuman ringan dan soda.

Memicu batu ginjal.
Soda juga bisa menggerus kalsium, yang pada akhirnya akan menetap di ginjal dalam bentuk batu. Hal ini terjadi karena keseimbangan radikal asam dan mineral.

Merusak sistem pencernaan.
Sekaleng minuman ringan mengandung sejumlah besar asam fosfat. Asam ini bersaing dengan asam klorida yang juga ada di dalam perut. Ketika kedua asam ini bertemu akan mempengaruhi fungsi pencernaan.

Dehidrasi
Minuman ringan bukannya me-hidrasi tubuh justru bisa menyebabkan dehidrasi. Hal ini karena kandungan gula dan kafeinnya yang tinggi. (boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merasa Stamina Tidak Oke? Kenali Penyebabnya

Merasa Stamina Tidak Oke? Kenali Penyebabnya

Health | Rabu, 06 Agustus 2014 | 14:55 WIB

Waspadai Efek Samping Aspirin

Waspadai Efek Samping Aspirin

Health | Rabu, 06 Agustus 2014 | 10:22 WIB

Studi: Sebutir Aspirin Sehari Kurangi Risiko Kematian Akibat Kanker

Studi: Sebutir Aspirin Sehari Kurangi Risiko Kematian Akibat Kanker

Health | Rabu, 06 Agustus 2014 | 08:34 WIB

Studi: Anak-anak Lebih Berisiko Meninggal di Pesawat

Studi: Anak-anak Lebih Berisiko Meninggal di Pesawat

Health | Senin, 04 Agustus 2014 | 12:44 WIB

Segera Dibuka, Bar Anggur Untuk Penderita Penyakit Kronis

Segera Dibuka, Bar Anggur Untuk Penderita Penyakit Kronis

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2014 | 11:50 WIB

Kebiasaan Buruk yang Bikin Perut Gendut

Kebiasaan Buruk yang Bikin Perut Gendut

Health | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 17:45 WIB

Menyembuhkan Flu Tanpa Obat

Menyembuhkan Flu Tanpa Obat

Health | Kamis, 31 Juli 2014 | 12:59 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB