Studi: Rumput Laut Cokelat Efektif Untuk Obat Obesitas

Esti Utami

Minggu, 28 September 2014 | 10:35 WIB
Studi: Rumput Laut Cokelat Efektif Untuk Obat Obesitas
Petani memanen rumput laut di pesisir Pantai Batauga, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Agustus lalu. (Antara/Ekho Ardiyanto)

Suara.com - Peneliti dari Universitas Ma Chung Malang Leenawaty Limantara, mengungkapkan rumput laut cokelat yang banyak ditemukan di pantai Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, mampu menekan obesitas.

"Kami sudah melakukan penelitian di Sumenep dan hasilnya, rumput laut cokelat bisa menjadi obat antiobesitas. Rumput laut ini bisa menjadi harapan baru bagi petani untuk bertahan dari gempuran berbagai produk yang dipasarkan luas di era globalisasi," kata Leenawaty Limantara di Malang, Jawa Timur, Minggu (28/9/2014).

Penelitian yang dilakukan Rektorat Universitas Ma Chung tersebut didanai oleh Alexander Von Humboldt Foundation melalui Ma Chung Research Center for Photosyntetic Pigments (MCRPP) dan menemukan khasiat rumput laut cokelat ini karena seratnya.

Menurut Leenawaty harga rumput laut cokelat lebih mahal dari jenis lain. Harga rumput laut mentah (belum diolah atau dikemas) rata-rata paling tinggi hanya Rp15 ribu per kilogram, namun jika sudah diolah menjadi produk obat-obatan, khususnya obat atau jamu antiobesitas bisa mencapai 4.000 kali dari harga semula.

Ia mengatakan untuk mengembangkan budi daya rumput laut tersebut, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jatim melalui program inovasi "Sentra Hilir Produk Pigmen Rumput Laut Indonesia".

Jatim dipilih menjadi sentra budi daya dan pengembangan rumput laut cokelat karena berbagai alasan, di antaranya sarana transportasi dan infrastrukturnya cukup memadai.

Memang di daerah lain, seperti Kalimantan, Sulawesi dan wilayah timur Indonesia lainnya juga ada rumput laut cokelat, namun sarana dan prasarana pendukungnya masih belum memadai, sehingga akan menghambat proses atau lalu lintas pergerakan antarwilayah.

Selain itu, kata Leenawaty, pihaknya sudah menandatangani kerja sama dengan Pemprov Jatim, dan juga ditawari kerja sama dengan perusahaan kosmetik Martha Tilaar untuk mengembangkan jamu antiobesitas berbahan dasar rumput laut yang dihasilkan dari penelitian yang dilakukan MCRPP.

Sebenarnya, lanjutnya, di Indonesia banyak sekali spesies tumbuhan yang bisa dikembangkan dan dibudidayakan untuk menjadi bahan baku obat, makanan maupun lainnya, namun tidak terproteksi, sehingga banyak yang hilang dan mati dengan sendirinya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Ukuran Rok Bertambah, Risiko Kanker Payudara Meningkat

Studi: Ukuran Rok Bertambah, Risiko Kanker Payudara Meningkat

Tekno | Kamis, 25 September 2014 | 14:01 WIB

Studi: Pemanis Buatan Memicu Risiko Diabetes Tipe-2

Studi: Pemanis Buatan Memicu Risiko Diabetes Tipe-2

Health | Kamis, 18 September 2014 | 08:59 WIB

Cegah Anak Obesitas, Gunakan Piring Kecil

Cegah Anak Obesitas, Gunakan Piring Kecil

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:45 WIB

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:40 WIB

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:34 WIB

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:28 WIB

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:26 WIB

×