Afghanistan Paling Tak Ramah Untuk Para Lansia

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2014 | 12:17 WIB
Afghanistan Paling Tak Ramah Untuk Para Lansia
Suasana kota Herat, Afghanistan (shutterstock)

Suara.com - Afghanistan dinyatakan sebagai tempat tinggal terburuk bagi kaum lanjut usia (lansia) di dunia, menurut indeks tahunan pada kesejahteraan lansia yang dirilis baru-baru ini.

Ini untuk dua kali berturut-turut negara Asia selatan itu menduduki peringkat terbawah dalam daftar indeks HelpAge International Global AgeWatch.  Norwegia menduduki posisi teratas, dan secara berturut-turut diikuti oleh Swedia, Swiss, Kanada dan Jerman, yang tahun lalu juga masuk dalam urutan sepuluh teratas. Sementara Jepang, berada di peringkat sembilan atau yang tertinggi di Asia.

Indeks ini menyusun peringkat 96 negara, dengan mengukur kesejahteraan lansia dalam empat kategori, yakni jaminan pendapatan, kesehatan, kemampuan pribadi dan kondisi lingkungan.

Laporan, yang berfokus pada pensiun itu mengingatkan bahwa setengah populasi dunia menghadapi masa depan yang suram tanpa jaminan yang pasti pada saat harapan hidup terus meningkat.  Menurut PBB jumlah penduduk dunia yang berusia di atas 60 tahun akan meningkat dua kali lipat menjadi lebih dari dua miliar pada tahun 2050. Ini berarti orang tua akan mengambil porsi 21 persen dari populasi dunia.

Toby Porter, kepala eksekutif HelpAge International, mengingatkan pemerintah di seluruh dunia untuk mengimplementasikan kebijakan khusus untuk mengantisipasi  'pergeseran' demografis ini.

"Jika bertindak sekarang, mereka akan memiliki kesempatan untuk memenuhi kebutuhan warganya dan menjaga ekonomi mereka tetap berjalan," ujar Porter kepada Reuters.

Laporan ini juga menyoroti meningkatnya jumlah penduduk yang tergantung pada pensiun yang dibiayai pajak, di lebih dari 100 negara. Ini memiliki potensi untuk menciptakan penghasilan tetap untuk beberapa orang tua yang sangat miskin.

Negara-negara Amerika Latin memimpin di jalur ini. Meksiko adalah contoh negara yang sukses menerapkan sistem ini, dan berhasil naik 26 tempat dari tahun lalu, ke posisi 30 di peringkat keseluruhan indeks.  (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Lansia Perlu Vaksinasi Herpes Zoster?

Mengapa Lansia Perlu Vaksinasi Herpes Zoster?

Health | Rabu, 01 Oktober 2014 | 07:59 WIB

Lakukan Ini Untuk Kurangi Risiko Alzheimer

Lakukan Ini Untuk Kurangi Risiko Alzheimer

Health | Jum'at, 19 September 2014 | 15:00 WIB

Polusi Lalu Lintas Bisa Membuat Lansia Gemuk

Polusi Lalu Lintas Bisa Membuat Lansia Gemuk

Health | Senin, 15 September 2014 | 17:40 WIB

Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia

Lansia Kekurangan Vitamin D Berisiko Demensia

Health | Kamis, 07 Agustus 2014 | 18:12 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB