Uji Vaksin Ebola di Afrika Barat Dimulai Januari

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 07 November 2014 | 19:40 WIB
Uji Vaksin Ebola di Afrika Barat  Dimulai Januari
Ilustrasi vaksin ebola. (Shutterstock)

Suara.com - Program Pangan dunia (WFP) mengatakan bahwa uji klinis vaksin Ebola di Afrika Barat bisa dimulai Januari 2015.

Ini merupakan respon cepat PBB menghadapi krisis Ebola.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan  bahwa bukti yang dipelajari sebelumnya bahwa Ebola tidak memiliki pengobatan, obat atau vaksin, tidak lagi sepenuhnya akurat.

WHO mengutip sejumlah vaksin kandidat yang menjalani uji klinis serta uji klinis terapi pertama - mungkin kuratif - transfusi darah utuh atau plasma darah dari pasien sembuh yang dijadwalkan akan dimulai segera di Liberia, sesuai dengan pedoman teknis WHO.

WFP Executive Director Ertharin Cousin, selama kunjungan tiga hari ke Sierra Leone, memanggil seluruh mitra di dunia untuk bekerja sama mengatasi kebutuhan dasar mereka yang terpengaruh oleh krisis kesehatan.

Hingga kini, WFP telah memberikan bantuan makanan kepada 1,3 juta orang dan layanan kepada seluruh upaya kemanusiaan di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

"Apa yang saya pelajari di Sierra Leone adalah bahwa masyarakat internasional telah membuat banyak kemajuan dalam memenuhi kebutuhan para korban krisis ini, tetapi kita semua memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kita perlu meningkatkannya, kita perlu untuk mendapatkan yang lebih baik, kita perlu melakukan lebih cepat," kata Ms Cousin.

Lebih lanjut ia mengatakan: "Kita perlu memastikan bahwa setiap orang bergabung bersama-sama hari ini untuk membuat perbedaan yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran penyakit mematikan ini," katanya.

Dia juga memuji lelaki dan perempuan pemberani memerangi penyakit di lini depan.

WHO mengatakan menyambut positif Swissmedic, pihak otoritas Swiss untuk produk terapi, yang melakukan percobaan kedua vaksin eksperimental Ebola.

"Sidang akan dipimpin oleh University Hospitals of Geneva, Jika dinilai aman, uji coba skala yang lebih besar akan dibawa ke negara-negara Afrika pada awal Januari 2015," kata WHO dalam siaran persnya.

Menurut WHO, vaksin eksperimental akan diuji pada sukarelawan sehat, beberapa di antaranya akan ditempatkan sebagai staf perawatan kesehatan dalam memerangi epidemi Ebola di Afrika Barat.

"Percobaan ini menunjukkan mobilisasi hampir belum pernah terjadi sebelumnya pada bagian dari negara, lembaga kesehatan dan industri untuk menyingsingkan lengan baju dan membantu untuk mengekang epidemi Ebola," kata Dr Marie-Paule Kieny, Asisten Direktur Jenderal untuk Sistem Kesehatan dan Inovasi.

WHO mengatakan analisis data klinis didukung bahwa pasien yang lebih tua dari 40 tahun hampir 3,5 kali lebih mungkin meninggal akibat ebola dibandingkan mereka yang berusia kurang dari 40 tahun. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Those Who Wish Me Dead Malam Ini: Angelina Jolie Terjebak dalam Kepungan Api dan Pembunuh

Those Who Wish Me Dead Malam Ini: Angelina Jolie Terjebak dalam Kepungan Api dan Pembunuh

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:45 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat

Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:13 WIB

Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?

Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB