Meluapkan Emosi dengan Kata-Kata Kotor Baik Untuk Kesehatan?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2015 | 19:10 WIB
Meluapkan Emosi dengan Kata-Kata Kotor Baik Untuk Kesehatan?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika kita mengutuk atau menghujat di sekitar orang-orang tentang suatu kondisi yang sedang kita alami, terutama menggunakan kata-kata yang kasar pasti akan menjadi pertanyaan, apakah itu pantas dikatakan? Vulgar atau tidak? Apakah saya menyinggung orang lain? Apakah terdengar tidak berpendidikan? atau Apakah pantas karena ada anak-anak di sekitar pada saat menghujat.

Namun sebuah penelitian baru dapat menjawab itu semua. Telah diteliti bahwa meskipun berdampak buruk karena penilaian orang lain ternyata ada manfaat dibalik hujatan atau luapan emosi Anda.

Peneliti Inggris dari Keele University menemukan bahwa menghujat dapat berimplikasi untuk mnegurangi rasa sakit secara fisik dan emosional.

Untuk mendapatkan temuan ini, dilakukan suatu percobaan dimana beberapa orang memasukkan tangannya ke dalam air es. Mereka dibagi dalam dua kelompok, dimana kelompok pertama menahan rasa dingin yang sangat menyakitkan sambil tak henti-hentinya menghujat. Sedangkan kelompok berikutnya tanpa menghujat.

Hasilnya, mereka yang menahan dingin dalam dengan mengutuk dapat menahan dingin lebih lama daripada yang diam saja. Ternyata hal ini terjadi karena adanya pengalihan perhatian saat seseorang menghujat atau mengutuk suatu hal.

Penelitian selanjutnya juga menunjukkan bahwa hujatan yang kita keluarkan begitu bermanfaat. Penelitan ini dilakukan terhadap dua orang yang bermain video game yakni permainan golf, di antara kedua peserta ini, salah satunya dianjurkan untuk bermain sambil meluapkan kata-kata kotor sedangkan seseorang lainnya hanya diam.

Semakin banyak kata-kata kotor yang dikeluarkan oleh seseorang saat bermain video game ternyata membuatnya memenangkan pertandingan. Peneliti yang menganalisis fenomena ini mengatakan bahwa luapan emosional melalui kata-kata bisa mengurangi tingkat stres.

Meski penelitian menunjukkan bahwa luapan emosi melalui omongan ini baik bagi kesehatan emosional Anda, namun dalam menggunakannya Anda harus bijak. Bagaimanapun kata-kata kotor kurang pantas didengar terutama secara berlebihan.

Jika Anda merasakan nyeri, cobalah berteriak sekuat mungkin di saat yang tepat sehingga bisa membantu Anda untuk mengurangi rasa sakit yang mendera. (Your Tango)








Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Anda Marah?

Apa yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Anda Marah?

Health | Kamis, 11 September 2014 | 11:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB