Pertolongan Pertama Bagi Penderita Epilepsi yang Kambuh

Esti Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 30 Januari 2015 | 18:30 WIB
Pertolongan Pertama Bagi Penderita Epilepsi yang Kambuh
Ilustrasi pertolongan bagi penderita epilepsi. (shutterstock)

Suara.com - Penyakit epilepsi seringkali ditandai dengan gejala kejang-kejang secara tiba-tiba yang dialami penderitanya, dan akan kembali normal beberapa menit kemudian.

Menurut Neurolog anak RSCM, DR. dr. Irawan Mangunatmadja, SpA (K), kejang yang dialami penderita epilepsi diakibatkan muatan listrik berlebihan di otak atau yang disebut dengan istilah bangkitan.

Saat mengalami kejang, penderita epilepsi tak bisa sembarangan diperlakukan. Orang dekat dengan penderita epilepsi 'wajib' mengetahui prosedur pertolongan pertama bagi penderita epilepsi untuk menghindari kondisi yang fatal jika tak tertangani dengan tepat.

"Umumnya penderita epilepsi akan mengalami kejang antara 1 hingga 5 menit. Jika sudah lebih dari itu sebaiknya segera panggil ambulans," ujar dokter Irwan pada diskusi media "Unmask Epilepsy" di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Lalu bagaimana menghadapi penyandang epilepsi yang mengalami kejang? Agar penyandang epilepsi tidak terluka dan melukai orang lain di sekitarnya dalam kondisi kejang dan tidak sadar, dokter Irwan memberi tips pertolongan pertama untuk orang-orang yang bersinggungan langsung dengan penderita.

1. Jauhkan barang-barang yang berbahaya di sekitar penderita. Dalam kondisi tak sadar, penderita epilepsi rentan melukai dirinya sendiri bahkan orang lain.

2. Jangan memeluk penderita yang sedang kejang
Saat seorang penderita epilepsi mengalami kejang dan tak sadarkan diri, ada orang yang mencoba memeluknya untuk memberinya rasa aman. Padahal cara ini justru membuat si penderita sulit bergerak dan menyebabkan ototnya mengalami nyeri karena menahan pelukan Anda saat ia kejang. Anda hanya perlu menunggunya hingga sadar.

3. Miringkan tubuh penderita epilepsi
Cara ini akan membantu sistem pernapasannya untuk tetap mendapatkan asupan oksigen saat ia mengalami kejang.

4. Jangan memasukkan makanan dan minuman apapun ke dalam mulut penderita epilepsi. Jangan pula memasukkan jari Anda, walaupun dengan tujuan untuk membuat mulutnya terbuka demi menjaga asupan oksigen melalui mulut.

5. Temani sampai sadar
Tetap tenang dan dampingi penderita epilepsi sampai ia tersadar. Umumnya proses kejang-kejang ini memakan waktu kurang dari lima menit. Saat sadar mungkin ia akan menjadi bingung dan memerlukan dukungan moril dan simpati namun jangan bebani dia dengan rasa cemas.

6. Segera bawa ke rumah sakit bila kejang berlangsung lama atau berulang-ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan

Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan

Health | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:44 WIB

Amanda Manopo Mengidap Penyakit Apa? Buka-Bukaan Kondisi Kesehatan sebelum Menikah

Amanda Manopo Mengidap Penyakit Apa? Buka-Bukaan Kondisi Kesehatan sebelum Menikah

Lifestyle | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:03 WIB

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Epilepsi 16 Tahun Sembuh! Tonton Perjuangan Tim Dokter dalam Film Awake Brain Surgery

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:59 WIB

Epilepsi Katamenial Ancam Ibu Hamil, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Epilepsi Katamenial Ancam Ibu Hamil, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2025 | 22:32 WIB

Kenali Penyebab Epilepsi, IDI Praya Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Kenali Penyebab Epilepsi, IDI Praya Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:25 WIB

Stres Saat Hamil Picu Anak Lahir Epilepsi? Ini Faktanya

Stres Saat Hamil Picu Anak Lahir Epilepsi? Ini Faktanya

Health | Jum'at, 15 November 2024 | 18:30 WIB

Mengenal Vagus Nerve Stimulation: Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Epilepsi

Mengenal Vagus Nerve Stimulation: Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Epilepsi

Health | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 13:40 WIB

Mendeteksi Penyakit Epilepsi dalam Buku Out of Shadow

Mendeteksi Penyakit Epilepsi dalam Buku Out of Shadow

Your Say | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:34 WIB

Punya Penyakit 'Ayan', Andi Rusli Tewas Saat Memancing di Tanggul Pemecah Ombak Muara Baru

Punya Penyakit 'Ayan', Andi Rusli Tewas Saat Memancing di Tanggul Pemecah Ombak Muara Baru

News | Senin, 15 Januari 2024 | 21:45 WIB

Masuk Line 93, Ini Alasan Kenapa Chae Jong Hyeop Belum Wamil

Masuk Line 93, Ini Alasan Kenapa Chae Jong Hyeop Belum Wamil

Your Say | Rabu, 22 November 2023 | 10:32 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB