Makanan Ini Ternyata Bisa Ganggu Pencernaan (1)

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 15 April 2015 | 20:16 WIB
Makanan Ini Ternyata Bisa Ganggu Pencernaan (1)
Ilustrasi cokelat. (Shutterstock)
Sering mengalami sakit perut atau bahkan mules? Masalah pencernaan ini sering terjadi kepada kita secara tiba-tiba, dan itu tentunya akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nah, salah satu mengapa keluhan tersebut dapat terjadi, karena pola makan yang tidak dijaga. Coba periksa kembali makanan harian yang Anda konsumsi, beberapa jenis makanan berikut ternyata dapat pula menganggu sistem pencernaan Anda.

1. Frozen dinners
Ini merupakan salah satu alasan mengapa perut Anda bermasalah, yaitu karena sering mengonsumsi makanan yang sering diawetkan dalam kulkas. Makanan yang dingin itu memiliki konsentrasi lemak dan garam yang tinggi, namun mengandung kadar serat yang rendah. Menurut situs Mayo Clinic, orang dewasa setidaknya harus mengonsumsi sekitar 25-38 gram serat setiap harinya. Setiap makanan akan mengalami perubahan secara gizi dan kualitas ketika didinginkan atau dipanaskan, dan itu salah satu penyebab utama mengapa sistem pencernaan Anda bermasalah.

2. Susu
Dari semua makanan, susu paling banyak mengandung lemak. Memang susu merupakan minuman yang sehat karena kandungan kalsiumnya yang tinggi. Susu juga dikenal mengandung bakteri sehat yang baik untuk sistem pencernaan kita. Sayangnya, jenis lemak dalam produk susu adalah yang paling dapat berdampak buruk pada pencernaan. Sebuah studi pada 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Translational Medicine, mengungkapkan bahwa makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi dapat mengganggu pencernaan.

3. Cokelat
Cokelat adalah makanan yang disukai oleh hampir seluruh orang karena rasanya yang khas. Di balik kelezatannya ternyata cokelat diyakini dapat menghambat pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan pada usus, menurut studi yang diterbitkan 2005 dalam European Journal of Gastroenterology Hepatology. Terutama bagi Anda yang memiliki sindrom iritasi usus atau gangguan pencernaan lainnya, mengonsumsi cokelat sangat tidak dianjurkan.

4. Makanan ringan
Makanan olahan seperti makanan ringan bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk tetap cukup terhidrasi, terutama jika tidak mengkonsumsi cukup air sepanjang hari. Ketika tidak seimbang dengan asupan cairan, makanan seperti keripik, kacang, dan makanan ringan lainnya dapat menghambat kadar natrium yang mempengaruhi kemampuan sistem pencernaan secara efisien memproses makanan. Menurut sebuah studi 2003 yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition, dehidrasi ringan saja dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan. Untuk dapat menyeimbangkan efek negatif dari makanan ringan itu, setidaknya harus meminum 64oz air setiap hari.

Selain beberapa makanan tersebut, masih ada empat makanan lainnya yang bisa memicu munculnya gangguan pada sistem pencernaan Anda. Apa saja? Tunggu ya di artikel selanjutnya. (Lifehack.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir

Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:26 WIB

Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan

Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24 WIB

Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia

Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 00:05 WIB

Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya

Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:30 WIB

Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang

Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:35 WIB

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:00 WIB

Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional

Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia

Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:37 WIB

GIVERS: Menjembatani Ketimpangan, Membawa Senyum Melalui Surplus Pangan

GIVERS: Menjembatani Ketimpangan, Membawa Senyum Melalui Surplus Pangan

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 16:10 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB