Hati-Hati, Pohon Natal Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 18 Desember 2015 | 11:27 WIB
Hati-Hati, Pohon Natal Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan
Ilustrasi pohon natal. (Shutterstock)

Suara.com - Mendengar hari Natal, pasti yang paling utama dipersiapkan adalah pohon natal. Tidak lengkap rasanya jika Natal tanpa kehadiran pohon natal dan hiasan khas natal lainnya.  

Apakah Anda termasuk yang membeli pohon natal palsu atau asli?

Sekarang, orang lebih memilih membeli pohon natal palsu (imitasi) ketimbang pohon natal yang berasal dari tanaman asli. Berbagai alasan seperti, alergi yang bisa dibawa pohon cemara, mudah dibersihkan, dan tentunya lebih praktis dan mudah.

Namun, apakah Anda juga tahu kalau pohon Natal palsu yang ada di rumah Anda itu aman dan baik untuk kesehatan? Nah, ini memang rumit untuk dijawab. Karena, baik dan tidaknya akan ditentukan oleh apa bahan yang digunakan oleh pohon natal tersebut.

Biasanya, pohon natal palsu yang dijual di toko-toko terbuat dari plastik sintesis yang disebut polyvinyl chloride (PVC), yang juga digunakan pada pipa konstruksi, mainan, peralatan medis, dan interior mobil.

American Christmas Tree Association (non profit) yang biasa bergerak untuk memberikan edukasi tentang pohon natal baik itu asli ataupun palsu mengatakan bahwa PVC itu bahan yang tidak berbahaya atau cukup aman. Tapi banyak ahli tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Kepala Medis dari American Family Care, Glenn Harnett mengatakan bahwa PVC adalah senyawa anti api yang menggunakan logam seperti timah atau barium sebagai stabilitator, dan merupakan zat berbahaya.

“PVC juga dapat melepaskan gas senyawa organik yang mudah menguap dan itu dapat mengiritasi mata, hidung, dan paru-paru,” imbuhnya.

Dr Bruce Lanphear, profesor ilmu kesehatan di Simon Fraser University menambahkan, “Dalam beberapa kasus, PVC juga mengandung phthalates yang terbukti dapat menurunkan testosteron pada hewan dan manusia."

Lanphear mengatakan bahwa lebih dari tiga perempat bahan kimia yang ditemukan pada pohon natal yang sering dibeli konsumen belum cukup diuji terkait toksisitas reproduksi atau hal lain yang dapat menggangu perilaku dan kognitif manusia, sehingga hal itu dianggap aman.

Nyatanya memang sulit untuk menghindari  paparan senyawa kimia yang sebenarnya cukup berbahaya, termasuk yang berpotensi menyebabkan efek toksik pada kesuburan dan berkurangnya kadar testosteron dalam darah.

“Paparan Timbal yang juga ada pada pohon natal palsu berisiko pada hipertensi, infertilitas, dan penurunan IQ pada anak-anak,” tambah Lanphear.

Tapi ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk melindungi diri. Produk yang terbuat dari PVC cenderung melepaskan gas (berbahaya) ketika pertama kali terkena udara, dan setelah itu tingkatnya akan semakin menurun.

Jadi, saat Anda pertama kali membeli pohon natal, coba letakkan atau jemur pohon di luar rumah untuk beberapa waktu. PVC juga mulai melemah setelah sembilan tahun digunakan, jadi usahakan jangan terlalu seringan mengganti pohon natal.

"Dan lebih baik lagi, carilah pohon yang free-PVC atau tidak terbuat dari plastik yang cenderung bisa mengganggu kesehatan Anda dan keluarga," imbuh Hernett. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Kesehatan Terbesar bagi Penggemar Piala Dunia 2026 Menurut Ahli

Risiko Kesehatan Terbesar bagi Penggemar Piala Dunia 2026 Menurut Ahli

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 13:26 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah

Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:47 WIB

Dekorasi Natal Katedral Jakarta Tampil Sederhana, Gunakan Bahan Daur Ulang dan Wastra Nusantara

Dekorasi Natal Katedral Jakarta Tampil Sederhana, Gunakan Bahan Daur Ulang dan Wastra Nusantara

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 11:20 WIB

Magis Natal di Jantung Jakarta: Kala Bundaran HI Bersolek dalam Lautan Cahaya

Magis Natal di Jantung Jakarta: Kala Bundaran HI Bersolek dalam Lautan Cahaya

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 10:56 WIB

Sensasi Musim Dingin di Jakarta! IDD Sulap Liburan Akhir Tahun dengan Salju dan Pohon Natal Raksasa

Sensasi Musim Dingin di Jakarta! IDD Sulap Liburan Akhir Tahun dengan Salju dan Pohon Natal Raksasa

Lifestyle | Sabtu, 13 Desember 2025 | 18:54 WIB

Sambut Hari Raya, Christmas Lighting Ceremony 2025 Hadir di Merlynn Park Hotel Jakarta

Sambut Hari Raya, Christmas Lighting Ceremony 2025 Hadir di Merlynn Park Hotel Jakarta

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 12:56 WIB

Pemanis Alternatif yang Lebih Sehat daripada Gula Pasir

Pemanis Alternatif yang Lebih Sehat daripada Gula Pasir

Lifestyle | Senin, 17 November 2025 | 09:55 WIB

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

Skandal Impor Pakaian Bekas Ilegal: Malaysia dan China 'Hilang' dari Catatan Pemerintah, Kok Bisa?

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:23 WIB

Rahasia Udara Bersih di Tengah Polusi yang Buruk Bagi Kesehatan

Rahasia Udara Bersih di Tengah Polusi yang Buruk Bagi Kesehatan

Lifestyle | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 16:55 WIB

Terkini

Melodi yang Terlambat Didengar

Melodi yang Terlambat Didengar

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:33 WIB

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

×