Ini Risiko Menyaksikan Gerhana Secara Langsung

Esti Utami, Firsta Nodia

Selasa, 08 Maret 2016 | 18:18 WIB
Ini Risiko Menyaksikan Gerhana Secara Langsung
Ilustrasi kacamata gerhana. (Antara)

Suara.com - Sebagai fenomena alam yang langka, gerhana matahari total yang terjadi 9 Maret 2016, esok, sayang untuk dilewatkan. Apalagi Indonesia adalah wilayah daratan yang bisa menikmati fenomena ini secara langsung. Namun, fenomena ini disebut bisa mengakibatkan kebutaan. Lalu seberapa benar anggapan ini?

Menurut dokter sub spesialis retina mata, RS Jakarta Eye Center Kedoya, dr. Referano Agustiawan, tidak ada perbedaan mendasar sinar matahari yang dihasilkan saat kondisi normal dengan gerhana matahari total. Begitupun dengan risikonya terhadap kerusakan mata.

"Sebenarnya nggak ada bedanya antara sinar matahari biasa dengan saat terjadi gerhana matahari total. Jadi kalau menatap langsung bisa merusak retina mata dan menyebabkan solar retinopathy," ujar dr Referano ketika dihubungi suara.com, Selasa (8/3/2016).

Proses terjadinya solar retinopathy akibat menatap matahari secara langsung juga bisa dialami mereka yang menatap gerhana matahari total. Referano menambahkan, meski kondisi puncak terjadinya GMT membuat suasana menjadi gelap, pergeseran secara tiba-tiba ke suasana yang terang dapat membuat saraf mata atau retina terbakar dan memicu gangguan penglihatan.

"Saat gerhana kan gelap, mata kita secara otomatis bereaksi seperti dalam kondisi gelap. Kelopak mata melebar, pupil mengecil. Tapi masalahnya ketika sudah bergeser maka sinar akan masuk ke dalam mata kita dan langsung membahayakan retina mata," imbuhnya.

Sementara itu menurut dokter spesialis mata, Rumita Kadarisman, gejala yang ditimbulkan solar eclipse retinophaty, atau kerusakan retina akibat gerhana matahari total seringkali tak disadari penderitanya. Namun 2-3 jam berselang, penderita bisa mulai merasakan gangguan penglihatan dalam skala ringan hingga berat. Hal ini terjadi karena retina yang berfungsi sebagai saraf mata mengalami kerusakan.

"Gejalanya antara lain penglihatan menjadi buram dan muncul skotoma atau bayangan hitam yang menutupi pandangan. Penderita juga bisa mengalami metamorphopsia atau objek menjadi tidak normal misalnya melihat garis lurus jadi bengkok. Gejala lain gangguan penglihatan warna, dan sakit kepala," sambungnya.

Ia pun mengatakan tak ada pengobatan yang bisa mengatasi gangguan penglihatan akibat solar eclipse retinopathy. Cara terbaik adalah pencegahan dengan menghindari menatap matahari secara langsung.

"Bisa menggunakan media seperti kacamata dengan penyaring UV dan infrared, atau teropong yang juga menggunakan filter UV. Biasanya penyaring tersebut berisi lapisan alumunium, krom, dan perak," imbuhnya.

Sedangkan kasus kebutaan setelah menatap sinar matahari secara langsung dianggap jarang oleh dokter Referano. Menurutnya manusia memiliki mekanisme untuk menghindari sinar yang menyilaukan sehingga gangguan kerusakan retina tidak terlalu berat.

"Kalau terus-terusan menatap matahari bisa memicu 100 persen kebutaaan saya belum pernah menemukan kasusnya. Tapi risikonya tetap ada, jadi pencegahan untuk menghindari menatap secara langsung lebih penting," pungkas Referano.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma

Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:21 WIB

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:07 WIB

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Health | Selasa, 10 Maret 2026 | 23:22 WIB

Terobosan Baru Atasi Kebutaan: Obat Faricimab Kurangi Suntikan Mata Hingga 75%!

Terobosan Baru Atasi Kebutaan: Obat Faricimab Kurangi Suntikan Mata Hingga 75%!

Health | Rabu, 05 November 2025 | 19:42 WIB

Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien

Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien

Health | Selasa, 02 September 2025 | 20:30 WIB

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

Viral Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2025 Bikin Bumi Gelap, BMKG Tegaskan Hoaks! Ini Faktanya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 17:41 WIB

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

BMKG: Gerhana Matahari 2025 Hoax! Ini Jadwal Gerhana yang Benar dan Bisa Dilihat di Indonesia

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 18:13 WIB

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

Jangan Panik! BMKG Pastikan Tidak Ada Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025, Tapi Tahun...

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×