Kemenkes Janji Tingkatkan Akses Kesehatan bagi Disabilitas

Madinah | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 25 November 2016 | 05:03 WIB
Kemenkes Janji Tingkatkan Akses Kesehatan bagi Disabilitas
Menkes Nila F Moeloek saat menjadi pemimpin upacara peringatan HUT RI ke-71 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (17/8/2016). (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Data WHO 2010 menyebutkan lebih dari satu milyar anggota masyarakat dunia adalah penyandang disabilitas. Artinya 15 dari 100 orang di dunia merupakan penyandang disabilitas dan diperkirakan 50 persen penyandang disabilitas tidak mampu membiayai pelayanan kesehatannya sendiri.

Menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. H. M. Subuh, MPPM, Pemerintah akan berusaha memastikan bahwa seluruh pelayanan kesehatan terjangkau oleh penyandang disabilitas.

Antara lain dengan menghilangkan setiap hambatan masyarakat untuk menjangkau fasilitas kesehatan, melatih tenaga kesehatan agar mereka memahami masalah disabilitas termasuk hak penyandang disabilitas; dan melakukan investasi pada pelayanan spesifik seperti rehabilitasi.

"Kementerian Kesehatan berperan untuk melakukan upaya pencegahan primer dan sekunder, jangan sampai penyandang disabilitas jatuh pada kondisi tidak bisa apa-apa. Kita juga tingkatkan akses pelayanan kesehatan agar orang dengan disabilitas bisa mengaksesnya dengan mudah," ujar M. Subuh pada temu media peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kemenkes, Kamis (24/11/2016).

Lebih lanjut Subuh mengatakan bahwa meski memiliki keterbatasan, penyandang disabilitas juga sama dengan orang-orang pada umumnya. Mereka bisa berprestasi dengan potensi yang dimiliki, sehingga stigma bahwa penyandang disabilitas tidak berguna harus dihilangkan.

"Mereka bukan menderita dengan keterbatasan mereka. Mereka bisa menyanyi, menari, melukis, sama dengan kita. Jadi jangan sampai kita merendahkan penyandang disabilitas," imbuh dia.

Di Jakarta sendiri penyediaan fasilitas untuk penyandang disabilitas menurut Subuh baru sekitar 60 persen. Ia berharap agar semua sektor turut mempertimbangkan keberadaan penyandang disabilitas sehingga mereka bisa hidup normal seperti masyarakat pada umumnya.

"Yang paling mudah lihat sarana bagi disabilitas, ada nggak trotoar untuk penyandang disabilitas. Bagaimana sarana transportasinya, misalnya kalau di Jakarta Transjakarta menyediakan sarana untuk disabilitas enggak, WC di mall-mall menyediakan khusus pengguna kursi roda atau engga. Itu salah satu indikatornya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Dua Penyakit Dunia Ini Masih Jadi Ancaman Indonesia

Waspada, Dua Penyakit Dunia Ini Masih Jadi Ancaman Indonesia

Health | Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:41 WIB

Kabar Zika Masuk Indonesia, Kemenkes: Itu Kasus Lama

Kabar Zika Masuk Indonesia, Kemenkes: Itu Kasus Lama

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:14 WIB

Antisipasi Zika, Menkes: Jangan Sepelekan Bila Demam

Antisipasi Zika, Menkes: Jangan Sepelekan Bila Demam

Health | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:16 WIB

KPK dan Kementerian Teken MoU Cegah Korupsi Kesehatan

KPK dan Kementerian Teken MoU Cegah Korupsi Kesehatan

News | Senin, 25 Juli 2016 | 16:14 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB