Perempuan Perlu Tahu, 11 Hal Ini Bikin Haid Tidak Menentu

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2017 | 16:53 WIB
Perempuan Perlu Tahu, 11 Hal Ini Bikin Haid Tidak Menentu
Ilustrasi siklus haid. (Shutterstock)

Suara.com - Data menunjukkan 1 dari 10 perempuan mengalami menstruasi yang tidak teratur atau bahkan pendarahan berat. Menurut National Institutes of Health, hal tersebut bisa berarti banyak hal.

"Kebanyakan perempuan memiliki siklus haid yang selaras dengan periode mereka, meskipun perubahan dapat terjadi setelah beberapa dekade dan atau setelah melahirkan anak-anak," kata Alyssa Dweck, M.D seorang peneliti asal New York.

Meski begitu, berikut 11 alasan mengapa haid tidak teratur dan apa yang harus dilakukan oleh kita seperti yang dirangkum oleh Women'sHealthMag.com.

1. PCOS
PCOS atau Polycystic ovarian syndrome adalah suatu kondisi
ketidakseimbangan hormon. "Periode bisa terlewat atau bisa sangat tidak teratur, atau bahkan tidak akan mengalami periode haid sama sekali," kata Dweck.

Salah satu penyebab terjadinya Pcos adalah karena kelebihan hormon testosteron. Jika hal tersebut terjadi, dokter kemungkinan akan memberikan obat berupa Metformin yang dapat membantu membuat siklus menjadi lebih teratur.

2. Kehamilan
Kehamilan mungkin akan tampak dan terasa sangat jelas, tetapi ternyata tidak selalu demikian. "Kami akan menduga kehamilan ketika pasien datang dengan keluhan perdarahan tidak menentu," ucap Dweck. Menurut Dweck, perdarahan seperti haid tidak menentu dapat dikaitkan dengan keguguran atau ektopik.

3. Menuju Menopouse
Menopouse biasanya ditandai dengan siklus haid yang tidak menentu, pendarahan ringan hingga berat saat haid atau bercak hitam yang keluar dari miss V. Selain tanda-tanda tersebut, gejala menopouse juga disertai dengan perasaan gerah, berkeringat saat malam dan selalu merasa lesu.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera hubungi dokter dan mungkin dokter akan menyarankan penggunaan obat, operasi, atau perubahan gaya hidup untuk membantu mengurangi gejala menopause yang kurang menyenangkan.

4. Tiroid Bermasalah
Ketidakseimbangan hormon yang diproduksi oleh tiroid merupakan salah satu penyebab yang sangat umum. Penurut penelitian, 1 dari 8 perempuan mengalami masalah dengan tiroid dalam hidupnya. Tiroid sendiri merupakan hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh. Jika memiliki hormon tiroid yang tidak seimbang, dapat dipastikan menstruasi juga akan datang secara tidak teratur.

Maka Jika anda mengalami tanda-tanda dari masalah ketidak seimbangan hormon, sebaiknya anda segera melaporkan kondisi tersebut ke dokter. Sebagian besar masalah tiroid benar-benar dapat diobati dengan obat yang tepat, yang juga akan menempatkan periode haid kembali ke jalur yang tepat.

5. Prolaktinoma
Dikenal sebagai prolaktinoma atau pertumbuhan benjolan jinak di kelenjar hipofisis otak merupakan sesuatu yang cukup umum terjadi terutama pada wanita. Meski kebanyakan tidak akan mengalami gejala-gejala tertentu, tetapi jika benjolan tersebut mulai mengeluarkan hormon prolaktin, hal itu dapat mempengaruhi hormon lain yang menyebabkan periode haid terlewati atau bahkan berhenti.

Kemungkinan dokter akan menyarankan tes darah dan melakukan pencitraan otak. Dalam banyak kasus, obat-obatan akan mengecilkan benjolan tersebut dan dapat mengatur kembali periode haid yang sempat tak karuan. (Risna Halidi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Perempuan Sering 'Ngidam' Jelang Haid

Ini Mengapa Perempuan Sering 'Ngidam' Jelang Haid

Health | Rabu, 19 Oktober 2016 | 19:21 WIB

Perubahan Hormonal Pengaruhi Perempuan dalam Mengatasi Masalah

Perubahan Hormonal Pengaruhi Perempuan dalam Mengatasi Masalah

Lifestyle | Selasa, 27 September 2016 | 11:14 WIB

Tak Selalu Tanda Hamil, Telat Haid Bisa Dipicu Hal Ini

Tak Selalu Tanda Hamil, Telat Haid Bisa Dipicu Hal Ini

Health | Kamis, 21 Juli 2016 | 11:06 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB