Konsumsi Obat Hipertensi Merusak Ginjal? Ini Penjelasannya

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 23 Februari 2017 | 18:02 WIB
Konsumsi Obat Hipertensi Merusak Ginjal? Ini Penjelasannya
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Penderita hipertensi disarankan mengonsumsi obat penurun tekanan darah secara rutin. Sayangnya, banyak penderita yang berpikir bahwa hal ini dapat memicu kerusakan pada ginjal.

Tentu saja anggapan ini dibantah dokter spesialis penyakit dalam Tunggul D. Situmorang. Ia menekankan, obat-obatan anti hipertensi tidak merusak ginjal. Justru, kata dia, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol akibat konsumsi obat tak teratur dapat menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lainnya termasuk ginjal.

"Dengan mengonsumsi obat anti hipertensi maka tekanan darah tinggi dapat dikontrol. Hal ini justru melindungi fungsi ginjal, bukan merusaknya," ujar dia pada temu media '11th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension' di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Ia menambahkan, konsumsi obat-obatan anti hipertensi yang disertai dengan perubahan gaya hidup bisa memberi dampak berarti pada penurunan tekanan darah yang pada gilirannya melindungi seseorang dari risiko komplikasi.

"Data menunjukkan, penurunan tekanan darah dengan konsumsi obat anti hipertensi bisa mengurangi risiko stroke 35-40 persen dan gagal jantung hingga 50 persen," tambah dia.

Terjadinya kerusakan ginjal akibat hipertensi tak terkontrol, tambah dia, bisa berujung pada gagal ginjal yang membutuhkan beban biaya besar untuk cuci darah. Oleh karena itu, Ia menambahkan, pengendalian tekanan darah hingga mencapai target yang ditentukan dapat melindungi seseorang dari risiko kerusakan ginjal.

"Gagal ginjal itu bisa jadi penyebab dan akibat dari hipertensi. Jadi begitu hipertensi terkontrol, kerusakan ginjal bisa dicegah," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Marah-Marah Tanda Tekanan Darah Meningkat? Ini Faktanya!

Sering Marah-Marah Tanda Tekanan Darah Meningkat? Ini Faktanya!

Health | Kamis, 23 Februari 2017 | 15:45 WIB

Risiko Hipertensi Ditentukan Sejak Berada di Dalam Kandungan

Risiko Hipertensi Ditentukan Sejak Berada di Dalam Kandungan

Health | Sabtu, 12 November 2016 | 16:12 WIB

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Health | Minggu, 18 September 2016 | 17:42 WIB

Awas, Stres karena Macet Bisa Picu Hipertensi!

Awas, Stres karena Macet Bisa Picu Hipertensi!

Health | Senin, 04 Juli 2016 | 13:25 WIB

Suka Marah-Marah? Belum Tentu Hipertensi!

Suka Marah-Marah? Belum Tentu Hipertensi!

Health | Jum'at, 24 Juni 2016 | 08:38 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB