Studi: Statin Ternyata Tak Berpengaruh pada Pasien Kanker Paru

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 01 Maret 2017 | 18:56 WIB
Studi: Statin Ternyata Tak Berpengaruh pada Pasien Kanker Paru
Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Obat penurun kolesterol yang dikenal sebagai statin yang biasanya digunakan bersama obat kemoterapi dianggap tidak berpengaruh dalam memperpanjang kelangsungan hidup pasien kanker paru-paru.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology tersebut ternyata bertentangan dengan studi sebelumnya yang mengklaim bahwa statin memainkan peran besar dalam mencegah perkembangan kanker dan dapat memperpanjang kelangsungan hidup pada pasien dengan beberapa kanker.

Para peneliti dari Imperial College London dan University College London di Inggris telah menemukan bahwa statin, pada kenyataannya, tidak memberikan manfaat sama sekali pada pasien kanker paru-paru.

Statin sendiri bekerja dengan menurunkan kadar kolesterol pada pasien dan biasanya diresepkan oleh dokter untuk membantu mencegah serangan jantung atau stroke.

Untuk menghasilkan studi tersebut, peneliti mempelajari 846 pasien dari 91 rumah sakit di Inggris. Pasien dipilih secara acak untuk menerima statin atau placebo bersama pengobatan kemoterapi yang biasa mereka dapatkan.

Para pasien tersebut dimonitor selama dua tahun dan hasilnya, peneliti menemukan statin tidak memberikan hal positif kepada pasien. Meski begitu, statin juga tidak memberikan efek samping buruk bagi pasien kanker paru-paru.

"Ini hal umum bagi pasien dengan peningkatan kolesterol untuk mengonsumsi statin dan banyak pasien kanker akan atau telah diresepkan obat ini sepenuhnya terpisah dari pengobatan kanker mereka," kata Michael Seckl, profesor di Imperial College London dilansir dari Zeenews.

Meski begitu, tidak ada alasan bagi orang untuk berhenti mengonsumsi obat statin untuk mengelola kolesterol mereka agar tetap stabil. Tetapi sangat tidak mungkin bagi pasien kanker paru-paru untuk mengonsumsi statin karena tidak akan membuat perbedaan apapun untuk hasil pengobatan kanker mereka.

"Karena semua statin bekerja dengan cara yang sama untuk menurunkan kolesterol, itu relatif tidak mungkin bahwa statin selain Pravastatin akan memiliki efek yang berbeda, lebih menguntungkan," kata Seckl.

"Hasil kami cocok dengan percobaan acak lainnya memeriksa berbagai jenis kanker, tetapi ini jauh lebih kecil dari penelitian kami sendiri, dan mereka juga telah menunjukkan tidak ada manfaat untuk menggunakan statin dalam pengobatan kanker," kata Profesor Allan Hackshaw, dari Cancer Research UK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Ini Tanggapan Dokter

Tak Semua Perokok Kena Kanker Paru? Ini Tanggapan Dokter

Health | Jum'at, 10 Februari 2017 | 15:15 WIB

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Health | Kamis, 17 November 2016 | 08:48 WIB

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Health | Rabu, 16 November 2016 | 19:51 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×