Ingin Meningkatkan Kinerja Otak Anak? Cara Ini Bisa Jadi Solusi

Minggu, 04 Juni 2017 | 08:08 WIB
Ingin Meningkatkan Kinerja Otak Anak? Cara Ini Bisa Jadi Solusi
Ilustrasi anak. [Shutterstock]

Suara.com - Setiap orang tua pastinya ingin kinerja otak anak-anaknya berkembang dengan baik. Tapi, tidak semua orang tua tahu cara membantu perkembang otak putra-putri tercinta mereka.

Adapun cara terbaik adalah dengan meluangkan waktu sejenak membaca buku secara teratur bersama anak.

Hal ini berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS ONE, menemukan bahwa terlibat dengan anak-anak saat membaca buku akan memberi otak mereka dorongan kognitif.

Berkaitan dengan penelitian ini, yang penting untuk dicatat adalah membaca bersama anak memiliki banyak manfaat.

Dikatakan, mengucapkan kata-kata dengan lantang tidak cukup untuk memperbaiki perkembangan kognitif pada anak-anak prasekolah.

Temuan ini memperkuat nilai "bacaan dialogis," dimana anak didorong untuk berpartisipasi secara aktif.

Penulis utama studi tersebut John Hutton, seorang dokter anak di Cincinnati Children's Hospital Medical Center di AS mengatakan, jika orangtua harus lebih terlibat saat membaca bersama anak seperti mengajukan pertanyaan, mintalah mereka membalik halaman, dan berinteraksi satu sama lain.

Fungsional magnetic resonance imaging (FMRI) menemukan aktivasi otak secara signifikan lebih besar pada anak berusia empat tahun yang lebih banyak terlibat dalam mendengarkan cerita, menunjukkan mekanisme peningkatan keterlibatan dan pemahaman baru.

"Pada gilirannya, ini bisa memicu aktivasi otak atau 'turbocharge' pengembangan keterampilan keaksaraan, terutama pemahaman, pada anak-anak usia prasekolah," kata Hutton.

Baca Juga: Menanti 7 Rekor Baru Cristiano Ronaldo di Liga Champions

Penelitian ini melibatkan pemindaian MRI fungsional dari 22 anak perempuan berusia 4 tahun, untuk mengeksplorasi hubungan interaktivitas verbal selama observasi saraf ibu dan anak selama mendengarkan cerita.

Anak-anak yang menunjukkan minat yang lebih besar dalam narasi menunjukkan peningkatan aktivasi di bidang otak serebelum kanan, yang diduga mendukung perolehan dan penyempurnaan keterampilan kognitif melalui koneksi ke area fungsi bahasa, asosiasi dan eksekutif.

"Temuan kami menggarisbawahi pentingnya intervensi yang secara eksplisit menangani keterlibatan orang tua dan anak, termasuk kesadaran dan pengurangan gangguan seperti ponsel, yang merupakan penghalang yang paling umum dicegah yang kami amati," ucap Hutton. (Zee News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI