Ini Dia Makanan Pendongkrak Kesuburan Perempuan

Ririn Indriani

Senin, 28 Agustus 2017 | 18:40 WIB
Ini Dia Makanan Pendongkrak Kesuburan Perempuan
Ilustrasi makanan tinggi protein dapat meningkatkan kesuburan. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Saya seorang perempuan yang sudah menikah. Saat ini saya sedang program hamil. Adakah makanan untuk merangsang sel telur matang untuk program hamil? Mohon penjelasan dan sarannya, Dok. Terima kasih.

LO
 
Jawab:

Sealamat sore Ibu LO,
Kesuburan memang bisa digenjot melalui pola hidup sehat, mulai dari makanan, rutin olahraga dan lain sebagainya.

Untuk jenis makanan yang mungkin bisa membantu menyuburkan kandungan, Anda bisa mengonsumsi makanan sebagai berikut:

1. Daging
Anda bisa mengonsumsi daging sapi dan ayam rendah lemak. Selain mengandung banyak protein, juga termasuk makanan kaya zat besi. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari tiga porsi tiap hari. Menurut penelitian, berlebihan mengonsumsi protein hewani justru bisa menurunkan kesuburan.

2. Tumbuh-tumbuhan berprotein
Jika Anda seorang vegetarian atau ingin mencari alternatif makanan berprotein lainnya, Anda bisa mengonsumsi kedelai (tempe atau tahu), kacang polong, atau kacang tanah. Selain lebih murah, makanan ini juga lebih rendah lemak dan kalori ketimbang daging sehingga bobot tubuh bisa tetap terjaga.

Menurut para ahli, mengonsumsi protein hewani dan nabati bisa meningkatkan kesuburan Anda.

3. Ikan
Zat yang baik untuk mengoptimalkan kinerja reproduksi Anda yaitu asam lemak omega-3. Zat tersebut bisa ditemukan pada ikan seperti salmon, sarden, dan ikan lele.

Namun ada kehawatiran ikan dapat terkontaminasi oleh merkuri, zat yang bisa berbahaya bagi kandungan. Tapi Anda tidak perlu khawatir jika jenis ikan memiliki kadar merkuri yang sedikit. Untuk amannya, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari 12 ons dalam seminggu.
Jika Anda masih khawatir atau tidak suka dengan ikan, Anda bisa mendapatkan manfaat omega-3 dari almond, kenari, dan telur yang diperkaya omega-3 atau DHA.

4. Produk susu
Selain baik bagi kesehatan tulang, produk olahan susu seperti susu, keju, yoghurt, juga kemungkinan bagus untuk kesuburan kandungan Anda. Pilih produk yang rendah lemak atau bebas lemak.

5. Karbohidrat kompleks
Mungkin selama ini karbohidrat yang Anda konsumsi hanya produk padi-padian yang telah disuling atau karbohidrat olahan seperti nasi putih dan roti tawar putih. Coba sekarang ganti dengan produk yang terbuat dari biji-bijian utuh atau karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti tawar gandum atau sereal biji-bijian utuh.

Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh memiliki nutrisi penting untuk kesuburan seperti vitamin B, antioksidan dan zat besi. Nutrisi tersebut telah hilang pada karbohidrat olahan.

Lagi pula ada penelitian yang mengatakan, mengonsumsi karbohidrat olahan bisa meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Peningkatan tersebut bisa mengganggu hormon reproduksi dan mengacaukan siklus menstruasi.

Padahal, kedua hal itu harus berjalan normal jika Anda ingin hamil. Namun sebaliknya jika Anda mengonsumsi karbohidrat kompleks.

6. Makanan mengandung zinc
Zat ini sangat penting jika Anda ingin hamil. Zinc bisa memperlancar siklus menstruasi dan meningkatkan produksi sel telur yang berkualitas. Sumber terbaik zinc bisa ditemukan pada tiram.

Namun, jika Anda sulit mencarinya atau tidak menyukainya, Anda bisa mengambil manfaat zinc, walau dalam kadar lebih sedikit, pada telur, produk susu, biji-bijian utuh, daging sapi, dan ayam.

7. Ubi
Makanan ini kaya akan vitamin yang baik untuk kesuburan. Walau belum pasti, menurut beberapa penelitian, kemungkinan ubi memiliki zat yang bisa merangsang ovulasi.

Sebagai asupan tambahan, Anda bisa mengonsumsi vitamin khusus atau multivitamin untuk menutupi kekurangan nutrisi yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan semuanya dari makanan penyubur kandungan saja.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
 
Dijawab oleh: dr. Yohana Margarita
Sumber: https://meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adakah Makanan Untuk Menaikkan Berat Badan Janin?

Adakah Makanan Untuk Menaikkan Berat Badan Janin?

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:44 WIB

Seperti Ini Cara Aman dan Sehat Menambah Berat Badan

Seperti Ini Cara Aman dan Sehat Menambah Berat Badan

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:03 WIB

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 14:50 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB