Memangku Anak saat Main Seluncuran, Bisa Sebabkan Patah Tulang?

Ardi Mandiri | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 17 September 2017 | 12:17 WIB
Memangku Anak saat Main Seluncuran, Bisa Sebabkan Patah Tulang?
Ilustrasi seluncuran. [sumber: Atlantis Paradise Island]
Sebagai orangtua, kita mungkin pernah merasa khawatir saat melepas buah hati bermain. Seperti saat ingin bermain seluncuran, Anda akan ikut berseluncur sambil memangkunya di tempat bermain.
 
Tapi, tahukah Anda, cara yang Anda anggap aman bagi mereka ini, menurut sebuah studi baru, justru bisa jauh lebih berbahaya daripada yang Anda pikirkan.
 
Duduk di pangkuan orang tua sambil menuruni seluncur, bisa mengakibatkan patah kaki bagi anak kecil. Sebaliknya, jika kaki anak langsung bersentuhan dengan seluncuran saat ia menaikinya sendiri, potensi cedera akan kecil karena kecepatan saat dia meluncur relatif rendah.
 
Nah, ketika anak dipangku oeang dewasa saat berseluncur, ada kondisi di mana kecepatan menuruni seluncur lebih tinggi karena berat orang dewasa, yang berarti anak dapat lebih mudah cedera atau patah tulang, jika kaki mereka tersangkut saat meluncur.
 
Hal ini sering terjadi saat kaki anak sampai di tepi atau bagian bawah seluncuran, lalu melengkung dan menekuk ke belakang sambil duduk di pangkuan orang dewasa.
 
Diperkirakan 352.698 anak-anak di bawah usia enam tahun terluka akibat meluncur di Amerika Serikat, antara tahun 2002 hingga 2015, dan banyak dari cedera tersebut adalah patah tulang kaki.
 
Sedangkan di Inggris, diperkirakan 40.000 anak-anak dibawa ke A & E setiap tahun karena cedera di taman bermain, dan lebih dari 20 persennya disebabkan oleh seluncuran.
 
Para peneliti mempelajari anak-anak di bawah usia enam tahun dan menemukan bahwa balita berusia antara 12 dan 23 bulan memiliki luka paling parah.
 
Cedera yang paling umum adalah patah tulang, hingga mencapai 36 persen kasus dan biasanya melibatkan kaki bagian bawah.
 
"Banyak orangtua dan pengasuh menurumi seluncuran dengan anak kecil di pangkuan mereka tanpa memikirkannya lagi," kata pemimpin peneliti Charles Jennissen, MD, Profesor Klinis dan Dokter Staf Pengobatan Darurat Pediatrik, Universitas Iowa Carver College of Medicine.
 
"Dan dalam kebanyakan kasus saya telah melihat, orangtua tidak tahu bahwa melakukan hal itu mungkin bisa membuat anak mereka luka yang signifikan. Mereka sering mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah melakukannya jika mereka tahu," tambah dia.
 
Dengan demikian, para peneliti menyarankan agar orang dewasa tidak menuruni seluncuram dengan anak kecil di pangkuan mereka, dan jika Anda melakukannya, lakukanlah dengan sangat hati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperbolehkan Pulang, Rossi: Saya akan Kembali Secepatnya

Diperbolehkan Pulang, Rossi: Saya akan Kembali Secepatnya

News | Minggu, 03 September 2017 | 08:34 WIB

Tulang Patah Dipijat, Awas Bisa Picu Pertumbuhan Tumor!

Tulang Patah Dipijat, Awas Bisa Picu Pertumbuhan Tumor!

Health | Minggu, 23 Oktober 2016 | 10:56 WIB

Patah Tulang, Bolehkah Dipijat?

Patah Tulang, Bolehkah Dipijat?

Health | Rabu, 18 November 2015 | 16:58 WIB

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Teh Setiap Hari

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Teh Setiap Hari

Health | Selasa, 10 November 2015 | 07:15 WIB

Kebanyakan Minum Air, Ini Risikonya!

Kebanyakan Minum Air, Ini Risikonya!

Health | Kamis, 22 Januari 2015 | 16:41 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB