Salah Membuat Secangkir Teh, Waspadai Risiko Demensia!

Chaerunnisa

Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:42 WIB
Salah Membuat Secangkir Teh, Waspadai Risiko Demensia!
Ilustrasi minum teh. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kesalahan kecil saat melakukan tugas sehari-hari, seperti membuat secangkir teh, bisa menjadi tanda awal demensia. Begitu menurut sebuah penelitian baru.

Saat membuat teh celup di cangkir, lalu Anda pergi ke lemari es untuk mengambil susu, bisa menjadi sinyal yang menandakan bahwa kemampuan pemrosesan otak menurun. Demikian laporan Mail Online.

Sementara sebagian besar orang menjalankan tugas lebih tidak efisien seiring bertambahnya usia, para ahli mengatakan, membuat banyak kesalahan kecil bisa menjadi pertanda seseorang memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia di masa depan.

Periset dari Temple University di AS meminta 90 orang, 40 di antaranya menderita demensia, untuk melakukan tugas sehari-hari, termasuk membungkus hadiah dan sarapan pagi dengan roti panggang dilengkapi kopi.

Sukarelawan diamati saat mereka melaksanakan tugas tersebut, dan kemudian diminta untuk menjelaskan bagaimana mereka akan melakukan tugas yang dimaksud, dan meletakkan gambar setiap langkah dalam urutan yang benar.

Mereka mengidentifikasi dua jenis kegagalan pemrosesan, melewatkan langkah-langkah vital dan masalah untuk memilah langkah-langkah ke urutan yang benar yang dapat menandakan masalah kognitif, seperti demensia.

"Sejak awal, kita bisa melihat kesalahan yang sangat halus yang disebut 'micorerrors'. Ketika kita membandingkan orang sehat dengan orang muda, ada lebih banyak microerrors pada orang dewasa sehat yang lebih tua daripada orang dewasa muda, dan mereka terkait dengan masalah memori dan perubahan kognitif," tulis rekan penulis studi Dr Tania Giovannetti dalam edisi terbaru Journal of Neuropsychology.

"Agen yang sehat menjangkau benda-benda yang tidak efisien, mereka menyentuh saat merasa tidak perlu, mereka melakukan semua tindakan ekstra kecil ini. Kami pikir itu mungkin awal dari sebuah masalah, jika Anda memiliki lebih dari itu, maka Anda lebih rentan terhadap penurunan di masa depan," sambungnya.

Berbicara tentang penelitian tersebut, Dr Laura Phipps dari Alzheimer's Research UK, mengatakan kepada Mail Online, "Ada lebih dari 30 langkah yang terlibat dalam membuat secangkir teh sehingga sementara ini mungkin tampak seperti tugas sehari-hari bagi banyak orang, itu bisa menjadi perjuangan berat untuk seseorang dengan demensia."

baca juga

"Kerabat penderita demensia sering berbicara tentang 'tanda peringatan' kecil bertahun-tahun sebelum diagnosis. Kita semua membuat kesalahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, dan sementara ini mungkin menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, ini tentu bukan pertanda masalah. Siapapun yang memiliki kekhawatiran tentang ingatan atau kemampuan mereka untuk melaksanakan tugas sehari-hari , harus berbicara dengan dokter umum mereka," tandasnya. (Delish)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cepat Lupa, Waspadai Risiko Alzheimer

Cepat Lupa, Waspadai Risiko Alzheimer

Health | Sabtu, 30 September 2017 | 18:51 WIB

Teratur Minum Kopi Bisa Cegah Tiga Penyakit Ini

Teratur Minum Kopi Bisa Cegah Tiga Penyakit Ini

Health | Jum'at, 22 September 2017 | 12:31 WIB

Studi: Rajin Berolahraga Cegah Demensia

Studi: Rajin Berolahraga Cegah Demensia

Health | Senin, 24 Juli 2017 | 06:10 WIB

Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda

Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 10:00 WIB

Masalah Tidur Penanda Risiko Alzheimer?

Masalah Tidur Penanda Risiko Alzheimer?

Health | Minggu, 09 Juli 2017 | 12:23 WIB

Duh, Angka Kematian Akibat Alzheimer di Amerika Meningkat Drastis

Duh, Angka Kematian Akibat Alzheimer di Amerika Meningkat Drastis

Health | Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:24 WIB

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 11:30 WIB

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Health | Jum'at, 18 November 2016 | 05:56 WIB

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Health | Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Tes Ini Bisa Deteksi Alzheimer Sejak Usia 35 Tahun

Tes Ini Bisa Deteksi Alzheimer Sejak Usia 35 Tahun

Health | Kamis, 07 Juli 2016 | 15:13 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×