Mengapa Orang Kecanduan Karbohidrat?

Chaerunnisa | Suara.com

Minggu, 29 Oktober 2017 | 13:04 WIB
Mengapa Orang Kecanduan Karbohidrat?
Ilustrasi makan nasi. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan beberapa orang merasa cinta sejati pada karbohidrat, hingga membuat mereka kecanduan ingin menyantapnya lebih banyak.

Rahasianya terletak pada tastebuds kita. Ternyata sebagian dari kita memiliki kepekaan terhadap karbohidrat tepung yang menyebabkan kita makan lebih banyak dari mereka, dan mungkin bertambah gemuk sebagai hasilnya, lapor Newsweek.

Faktanya, tim dari Deakin University di Australia percaya, karbohidrat non-manis bahkan bisa dianggap sebagai "selera 7" yang potensial, bersama enam selera lainnya, manis, asam, pahit, asin, dan gurih atau umami.

"Biasanya gula dengan rasa yang manis, itulah karbohidrat yang paling banyak dicari," kata rekan penulis studi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Namun, tim saat ini percaya, karbohidrat non-manis memang memiliki rasa, dan beberapa dari kita tidak dapat menahan untuk mengonsumsinya.

Dalam studi kecil terhadap 34 orang dewasa, yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, tim tersebut menguji dua jenis karbohidrat yang biasanya ditemukan di makanan olahan, maltodekstrin dan oligofruktosa. Para peserta juga diminta menyimpan jurnal diet.

Para peserta yang mengonsumsi karbohidrat ini ternyata banyak makan karbohidrat pada umumnya, dan ternyata juga memiliki lingkar pinggang lebih besar daripada mereka yang tidak.

"Ini berarti bahwa individu yang lebih sensitif terhadap 'rasa' karbohidrat juga memiliki beberapa bentuk akselerator bawah sadar yang meningkatkan konsumsi makanan karbohidrat atau tepung. Tapi kita perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk mengidentifikasi alasannya mengapa," tandas tim menyimpulkan hasil penelitian tersebut. (Delish)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Makan Nasi Bikin Mengantuk

Ini Mengapa Makan Nasi Bikin Mengantuk

Health | Rabu, 25 Oktober 2017 | 09:11 WIB

Sandwich Rendah Karbohidrat, Sarapan Sehat untuk Diabetesi

Sandwich Rendah Karbohidrat, Sarapan Sehat untuk Diabetesi

Lifestyle | Senin, 23 Oktober 2017 | 07:27 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Kurangi Makan Nasi

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Kurangi Makan Nasi

Health | Minggu, 22 Oktober 2017 | 07:37 WIB

Sering Sarapan Nasi, Sehat Nggak Sih?

Sering Sarapan Nasi, Sehat Nggak Sih?

Health | Selasa, 12 September 2017 | 13:09 WIB

Risiko Ini Incar Pelaku Diet Rendah Lemak Tinggi Karbohidrat

Risiko Ini Incar Pelaku Diet Rendah Lemak Tinggi Karbohidrat

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 11:09 WIB

Bukan Cuma Nasi, Indonesia Punya 77 Sumber Karbohidrat Lainnya

Bukan Cuma Nasi, Indonesia Punya 77 Sumber Karbohidrat Lainnya

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:53 WIB

Ini Dia Enam Sumber Karbohidrat Sehat

Ini Dia Enam Sumber Karbohidrat Sehat

Health | Kamis, 12 Januari 2017 | 08:15 WIB

Mengenal Carbovore, Kondisi Kecanduan Karbohidrat

Mengenal Carbovore, Kondisi Kecanduan Karbohidrat

Health | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 07:14 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB