Awas! Bisa Jadi Anda Beri Makan Bayi dengan Bahan Kimia

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:23 WIB
Awas! Bisa Jadi Anda Beri Makan Bayi dengan Bahan Kimia
Ilustrasi bayi makan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai seorang ibu, apakah Anda pernah berpikir dua kali tentang apa yang Anda berikan pada balita bila menyangkut makanan bayi? Jika Anda yakin makanan bayi yang Anda berikan baik-baik saja, maka mungkin sudah saatnya Anda memikirkannya lagi.

Anda mungkin harus menghindari sayuran kecambah, beberapa sereal dan produk makanan siap saji untuk bayi, karena sebuah penelitian mengungkapkan bahwa dua pertiga produk makanan bayi mengandung bahan kimia berbahaya.

Studi yang dilakukan oleh The Clean Label Project, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di AS mengatakan, dua pertiga produk makanan bayi yang diuji juga mengandung bahan kimia berbahaya seperti timbal, arsenik, kadmium dan akrilamida.

Tim tersebut menganalisis 530 makanan ringan, sereal, formula dan minuman yang berbeda yang telah dibeli dalam lima bulan terakhir.

Dari produk yang dianalisis, mereka menemukan bahwa 65 persen mengandung arsenik, 58 persen mengandung kadmium, 36 persen mengandung timbal dan 10 persen mengandung akrilamida.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa 80 persen sampel susu formula juga ditemukan mengandung arsenik, atau sejenis toksin yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia, WHO dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular, diabetes dan kanker.

Studi tersebut juga menemukan, makanan bayi memiliki akrilamida 70 persen lebih banyak daripada rata-rata kentang goreng, sebuah bahan kimia yang dikaitkan dengan kerusakan otak dan tantangan pada reproduksi.

Mereka juga menemukan bahwa 60 persen produk dengan label "bebas BPA" sebenarnya terbukti positif untuk Bisphenol A, bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik. Clean Label Project menyimpulkan temuan mereka dengan mengidentifikasi lima sereal terbawah, makanan ringan, minuman dan makanan botol dalam hal kandungan kimia berbahaya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi

Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi

Health | Senin, 16 Oktober 2017 | 11:21 WIB

Lonceng Bisa Dorong Anak Makan Lebih Banyak Sayuran, Kok Bisa?

Lonceng Bisa Dorong Anak Makan Lebih Banyak Sayuran, Kok Bisa?

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 13:12 WIB

Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi

Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 19:31 WIB

Anak Susah Makan? Bisa Jadi karena Kesalahan Pemberian MPASI

Anak Susah Makan? Bisa Jadi karena Kesalahan Pemberian MPASI

Health | Sabtu, 26 November 2016 | 18:10 WIB

Ingin Anak Suka Sayur, Coba Tips Berikut!

Ingin Anak Suka Sayur, Coba Tips Berikut!

Health | Selasa, 01 November 2016 | 08:30 WIB

Anak Suka Pilih-pilih Makanan? Ini Cara Mengatasinya

Anak Suka Pilih-pilih Makanan? Ini Cara Mengatasinya

Health | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 11:51 WIB

Pakar: Anak Gemar Sayur Lebih Pintar dan Bahagia

Pakar: Anak Gemar Sayur Lebih Pintar dan Bahagia

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:48 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB