800 Ribu Penderita Kanker Idap Diabetes

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 28 November 2017 | 11:27 WIB
800 Ribu Penderita Kanker Idap Diabetes
Ilustrasi diabetes (Shuttesstock)

Suara.com - Hampir enam persen diagnosa kanker di seluruh dunia pada tahun 2012, sekitar 800.000 kasus disebabkan oleh diabetes dan kelebihan berat badan. Begitu menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Selasa (28/11/2017).

Di antara 12 jenis kanker yang diperiksa, sepertiga dari persentase kasus yang dihubungkan dengan faktor-faktor ini. Periset melaporkan hal itu di The Lancet Diabetes & Endocrinology, sebuah jurnal medis terkemuka.

Mereka menemukan, kanker yang berasal dari kombinasi diabetes dan obesitas hampir dua kali lebih umum terjadi pada perempuan daripada laki-laki.

Dan dua agen penyebab kanker, kelebihan berat badan atau obesitas - di atas 25 pada indeks massa tubuh, atau BMI - bertanggung jawab atas dua kali lebih banyak jenis kanker sebagai diabetes.

Kondisi tersebut, pada kenyataannya, sering ditemukan bersamaan, karena obesitas sendiri merupakan faktor risiko diabetes yang utama.

"Sementara obesitas telah dikaitkan dengan kanker untuk beberapa waktu, hubungan antara diabetes dan kanker baru saja terbentuk baru-baru ini," kata pemimpin penulis Jonathan Pearson-Stuttard, seorang peneliti klinis di Fakultas Kedokteran Imperial College London.

"Studi kami menunjukkan bahwa diabetes - baik sendiri atau dikombinasikan dengan kelebihan berat badan bertanggung jawab atas ratusan ribu kasus kanker setiap tahun di seluruh dunia," sambungnya.

Studi tersebut menunjukkan, lonjakan kedua selama empat dekade terakhir telah membuat penghitungan secara signifikan lebih buruk.

Kenaikan global diabetes antara tahun 1980 dan 2002 menyumbang seperempat dari 800 ribu kasus. Sementara epidemi obesitas pada periode yang sama menghasilkan 30 persen kasus tambahan.

Pada tren saat ini, pangsa kanker yang disebabkan dua kondisi tersebut akan meningkat 30 persen untuk perempuan, dan 20 persen untuk lelaki dalam waktu kurang dari 20 tahun. Begitu peringatan dari para periset.

"Di masa lalu, merokok sejauh ini merupakan faktor risiko utama kanker, namun kini profesional kesehatan juga harus sadar bahwa pasien yang menderita diabetes atau kelebihan berat badan juga memiliki peningkatan risiko," kata Pearson-Stuttardard.

Bagi lelaki, obesitas dan diabetes menyumbang lebih dari 40 persen kanker hati, sedangkan untuk perempuan sepertiganya dari kanker rahim, dan hampir sebanyak kasus kanker payudara.

Ambang batas untuk obesitas adalah berat BMI, atau satu kilogram dibagi tinggi seseorang (dalam sentimeter) kuadrat -30. Orang dengan BMI 25 sampai 29,9 dianggap mengalami kelebihan berat badan. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Sering Gunakan Obat Kumur Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Awas! Sering Gunakan Obat Kumur Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Health | Senin, 27 November 2017 | 09:31 WIB

Enam Mitos Diabetes yang Kerap Menyesatkan

Enam Mitos Diabetes yang Kerap Menyesatkan

Health | Selasa, 21 November 2017 | 12:10 WIB

Studi: Seperlima Penyintas Kanker Alami Stres Pascatrauma

Studi: Seperlima Penyintas Kanker Alami Stres Pascatrauma

Health | Selasa, 21 November 2017 | 11:10 WIB

Buah Ini Super Aman Buat si Penderita Diabetes

Buah Ini Super Aman Buat si Penderita Diabetes

Health | Rabu, 15 November 2017 | 10:39 WIB

Masturbasi 21 Kali dalam Sebulan, Cegah Kanker Prostat

Masturbasi 21 Kali dalam Sebulan, Cegah Kanker Prostat

Lifestyle | Selasa, 14 November 2017 | 04:00 WIB

Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya

Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya

Health | Kamis, 02 November 2017 | 08:30 WIB

Penggunaan Opioid untuk Atasi Nyeri Akibat Kanker Masih Rendah

Penggunaan Opioid untuk Atasi Nyeri Akibat Kanker Masih Rendah

Health | Kamis, 02 November 2017 | 18:30 WIB

Kabar Gembira! Ada Terobosan Baru untuk Sembuhkan Diabetes

Kabar Gembira! Ada Terobosan Baru untuk Sembuhkan Diabetes

Health | Kamis, 26 Oktober 2017 | 07:38 WIB

Kurangi Risiko Diabetes pada Anak dengan Vitamin D

Kurangi Risiko Diabetes pada Anak dengan Vitamin D

Health | Rabu, 25 Oktober 2017 | 12:28 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB