Kondisi Rambut Lelaki Bisa Deteksi Dini Risiko Penyakit Jantung

Dythia Novianty, Risna Halidi

Jum'at, 01 Desember 2017 | 10:17 WIB
Kondisi Rambut Lelaki Bisa Deteksi Dini Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi kebotakan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi mengatakan bahwa lelaki berusia di bawah 40 tahun yang beruban dan memiliki masalah kebotakan, berisiko lima kali lipat lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Temuan yang dipaparkan oleh para peneliti dari India menunjukkan bahwa kebotakan dan rambut beruban, menjadi pola faktor risiko lebih kuat daripada obesitas untuk risiko penyakit jantung pada kaum adam.

Beberapa faktor risiko penyakit jantung yang umum adalah kondisi diabetes mellitus, hipertensi, riwayat keluarga dengan penyakit arteri koroner prematur, obesitas sentral, indeks massa tubuh yang lebih tinggi, dislipidaemia dan merokok.

Kebotakan dan rambut beruban adalah prediktor penyakit arteri koroner yang paling kuat pada lelaki. Selanjutnya, diikuti oleh obesitas yang dikaitkan dengan risiko 4,1 kali lebih besar terkena penyakit arteri koroner.

Saat disurvei dan dibandingkan dengan orang-orang muda yang sehat, orang muda dengan penyakit arteri koroner memiliki prevalensi 50 persen rambut beruban dan 49 persen mengalami kebotakan.

"Alzheimer prematur dan androgenik (kebotakan pola lelaki) berkorelasi baik dengan usia vaskular terlepas dari usia kronologis dan merupakan faktor risiko yang masuk akal untuk penyakit arteri koroner," kata Sachin Patil, dari Pusat Penelitian dan Kardiologi Institut Mehta PBB di Gujarat.

Untuk studi yang dipresentasikan dalam Konferensi Tahunan Perhimpunan Kardiologi India (CSI) ke-69 di Kolkata, tim meneliti 790 lelaki berusia kurang dari 40 tahun dengan penyakit arteri koroner dan 1.270 lelaki sehat yang cocok untuk bertindak sebagai kelompok kontrol.

Setelah disesuaikan dengan usia dan faktor risiko kardiovaskular lainnya, kebotakan pada lelaki dikaitkan dengan risiko penyakit arteri koroner 5,6 kali lebih besar dan beruban dikaitkan dengan risiko 5,3 kali lebih besar. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernikahan Tak Bahagia Bikin Lelaki Berisiko Sakit Jantung

Pernikahan Tak Bahagia Bikin Lelaki Berisiko Sakit Jantung

Health | Minggu, 22 Oktober 2017 | 13:26 WIB

Studi: Lelaki Botak Dipandang Lebih Percaya Diri dan Dominan

Studi: Lelaki Botak Dipandang Lebih Percaya Diri dan Dominan

Tekno | Selasa, 19 September 2017 | 15:29 WIB

80 Persen Risiko Kardiovaskuler Bisa Dicegah, Lakukan Ini

80 Persen Risiko Kardiovaskuler Bisa Dicegah, Lakukan Ini

Health | Kamis, 14 September 2017 | 20:41 WIB

Warnai Rambut, Perempuan Ini Alami Kebotakan

Warnai Rambut, Perempuan Ini Alami Kebotakan

Lifestyle | Senin, 11 September 2017 | 12:58 WIB

Pernikahan Menjaga atau Malah Merusak Jantung Anda?

Pernikahan Menjaga atau Malah Merusak Jantung Anda?

Health | Minggu, 10 September 2017 | 14:55 WIB

Studi: Punya Banyak Anak Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Studi: Punya Banyak Anak Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Kamis, 07 September 2017 | 12:20 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×