"Water Fast", Diet Paling Berbahaya?

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 28 Desember 2017 | 14:23 WIB
"Water Fast", Diet Paling Berbahaya?
Seorang perempuan melepas dahaga dengan minum air putih. [shutterstock]

Suara.com - Gaya hidup sehat kini telah menjadi tren di seluruh dunia. Hal itu terbukti dari banyaknya metode kebugaran yang diminati terutama oleh kalangan muda yang tinggal di perkotaan.

Bukan hanya metode kebugaran seperti fitness di gym atau yoga, kini mulai muncul konsep makanan yang menawarkan kesehatan prima dengan bonus dapat menurunkan berat badan.

Salah satu diet yang kini menjadi tren di kalangan anak muda adalah diet water fast, di mana orang tak mengonsumsi apapun kecuali air putih, teh, dan kopi.

Hal tersebut tentu saja membuat ahli gizi menjadi khawatir dan memberikan sebuah peringatan. Dilansir dari Zeenews, beberapa ahli gizi mengatakan bahwa metode water fast merupakan cara penurunan berat badan yang paling berbahaya yang pernah ada.

"Itu bisa sangat buruk bagi organ tubuh Anda, karena itulah orang dengan anoreksia dapat meninggal lantaran serangan jantung. Tubuh memberi makan pada jantung mereka," kata Joanne Labiner, seorang ahli gangguan makan.

Popularitas diet ini semakin menjadi-jadi di media sosial dengan banyaknya orang menggunakan tanda pagar #waterfast untuk mendokumentasikan kemajuan mereka dan mendorong orang lain untuk ikut serta melakukan hal yang sama.

Metode water fast juga telah menciptakan sensasi di situs microblogging Twitter, di mana pelaku diet Water Fast mengklaim bahwa mengonsumsi air dapat membuat kulit mereka terlihat 'menakjubkan'.

Lainnya mengaku bila metode ini juga dapat membuat tidur mereka menjadi lebih nyenyak. Sebaliknya, seorang pelaku diet water fast lain mengatakan bahwa ia terpaksa berhenti karena merasa sangat lelah hingga tidak mampu bangun dari tempat tidur.

Spesialis ginjal berbasis di Toronto, Jason Fung, menyarankan agar metode water fast hanya boleh dilakukan oleh pasien yang mengalami obesitas atau diabetes Tipe 2 di bawah pengawasan dokter.

"Itu bisa dilakukan, tapi harus dilakukan dengan aman. Saya tidak berpikir itu hal yang paling aman untuk dilakukan, tapi jika Anda gemuk, itu bukan hal yang paling berbahaya. Jika Anda relatif ramping, ini lebih berbahaya," catat Fung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berencana Turunkan Berat Badan di 2018? Coba Ubah Cara Dietnya

Berencana Turunkan Berat Badan di 2018? Coba Ubah Cara Dietnya

Lifestyle | Kamis, 28 Desember 2017 | 11:09 WIB

Fakta! Snack Bar Ternyata Bisa Bikin Anda Gemuk, Ini Buktinya

Fakta! Snack Bar Ternyata Bisa Bikin Anda Gemuk, Ini Buktinya

Health | Selasa, 26 Desember 2017 | 20:13 WIB

Diet Jadi Resolusi di 2018? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini

Diet Jadi Resolusi di 2018? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini

Lifestyle | Selasa, 26 Desember 2017 | 11:28 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB