Cegah Sakit di Musim Penghujan, Perbanyak Konsumsi Makanan Ini

Sabtu, 20 Januari 2018 | 08:08 WIB
Cegah Sakit di Musim Penghujan, Perbanyak Konsumsi Makanan Ini
Ilustrasi seorang perempuan sedang menyantap bayam. [Shutterstock]

Suara.com - Musim hujan yang menghampiri awal tahun 2018, menyebabkan perubahan suhu lingkungan menjadi lebih dingin. Perubahan temperatur turut berpengaruh pada tubuh, karena tubuh otomatis akan berusaha menyesuaikan dengan suhu di sekitar. 

Kondisi ini sekaligus berakibat pada penurunan daya tahan tubuh. Beberapa penyakit yang kerap muncul di musim penghujan, antara lain flu, pilek, diare, demam, batuk hingga penyakit gatal pada kulit. 

Meski demikian, musim hujan bukan sesuatu yang mesti dikhawatirkan secara berlebihan. Menjalani olahraga secara teratur dan mempersiapkan asupan yang tepat dapat membantu tubuh lebih tahan dari serangan penyakit.

Disampaikan Health Advisory Board of QNET, Dr Selvam Rengasamy, salah satu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi nutrisi tambahan agar tubuh menghasilkan Glutathione.

Glutathione atau GSH (Glutathion Sulph Hydril) sendiri adalah protein yang terdiri dari 3 asam amino utama antara lain glutamin, sistein, glisin.

"Sejak kecil tubuh mampu menghasilkan Glutathione secara alami. Namun, memasuki usia 20 tahun produksi Glutathione di tubuh perlahan menurun, membuat kita rentan terhadap penyakit saat kita bertambah tua," ujar Selvam di Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Ia menambahkan, tidak seperti antioksidan lain, Glutathione bekerja di dalam sel melindungi DNA dari efek berbahaya radikal bebas.

Tanpa zat ini, maka antioksidan seperti vitamin A, vitamin C dan vitamin E tidak dapat bekerja secara optimal. Itu sebabnya Glutathione disebut sebagai master antioksidan.

Kabar baiknya, ada beberapa makanan sumber Glutathione seperti brokoli, bayam, wortel, tauge, kol, kembang kol, alpukat, dan lainnya.

Baca Juga: Virus Penyebab Kanker Serviks Juga Bisa Bersarang di Tangan

Selain itu Glutathione juga bisa didapat dengan mengonsumsi suplemen tertentu, namun kenyataannya hal itu tidak efektif.

Saat dikonsumsi dalam bentuk suplemen Glutathione sangat mudah teroksidasi dalam sistem pencernaan dan tidak terserap dengan baik.

"Metode paling efektif adalah mempercepat produksi Glutathione dari dalam tubuh, dan untuk melakukannya, dibutuhkan zat pembangun utama untuk memproduksi Glutathione," tambah dia. 

Menurut Selvam, salah satu formula yang dapat merangsang tubuh dalam memproduksi Glutathione adalah EDG3. Formula ini membantu tubuh mengaktifkan produksi Glutathione di dalam sel. 

"EDG3 dibuat dengan formulasi lengkap pertama dan satu-satunya di pasar yang menggunakan sistem penyampaian yang telah dipatenkan," sambung CEO QNET Trevor Kuna.

Dengan konsumsi EDG3, kadar Glutathione akan diproduksi dalam tubuh untuk melindungi dari radikal bebas yang pada gilirannya menghindarkan Anda dari penyakit yang biasa menyerang di musim penghujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI