Agar Nasi Putih Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ini Solusinya

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 01 Februari 2018 | 08:00 WIB
Agar Nasi Putih Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ini Solusinya
Banyak diabetesi menghindari nasi. (Shutterstock)

Suara.com - Nasi putih kerap dianggap momok bagi penderita diabetes ( diabetesi ) karena dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dengan cepat. Dalam porsi normal, nasi putih memiliki indeks glikemik sebesar 70 atau tergolong tinggi.

Biasanya sebagian besar diabetesi beralih pada jenis nasi lainnya seperti nasi merah, karena cenderung termasuk karbohidrat kompleks yang tidak cepat memicu peningkatan kadar gula darah. Namun kini ada solusi baru agar tetap aman mengonsumsi nasi putih.

PT Kalbe Farma Tbk meluncurkan H2 Tepung Kelapa yang diklaim dapat membantu menurunkan indeks glikemik pada bahan makanan lain termasuk nasi. FX Widiyatmo, Deputy Director Corporate Business Development PT Kalbe Farma Tbk mengatakan H2 tepung kelapa dapat dicampur dengan beras putih saat memasak untuk menekan indeks glikemik sehingga lebih aman dikonsumsi penderita diabetes.

"Penambahan H2 tepung kelapa dengan takaran 25 persen pada beras putih saat memasak dapat menurunkan indeks glikemik nasi dari 89 (kategori tinggi) ke 49 (kategori rendah). Hal ini membuat nasi putih lebih aman bagi diabetesi," ujarnya pada temu media di Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Dr Didah Nur Faridah, Kepala Pengembangan Layanan Analisis Pangan, lnstitut Pertanian Bogor mengatakan penurunan indeks glikemik nasi ini disebabkan oleh kandungan serat yang terkandung dalam tepung kelapa. Serat inilah, kata dia, yang berperan menghalangi penyerapan glukosa dalam darah.

"Kalau kita lihat tepung kelapa ini, ada nutrition fact dimana kandungan seratnya 22 persen. Tingginya serat didalam tepung kelapa menghalangi glukosa masuk ke dalam darah sehingga mau tidak mau glukosa darah turun," jelas Didah.

Meski berasal dari kelapa, tepung ini, kata Widiyatmo, tidak sama dengan santan yang memiliki kandungan lemak tinggi. H2 Tepung Kelapa dibuat dari ampas parutan kelapa yang sudah diproses dan dihilangkan segala lemak buruknya.

"Maka tentu beda dengan santan, tepung kelapa aman dikonsumsi untuk diabetisi yang sudah disertai penyakit komplikasi. Namun memang baiknya diabetisi konsultasi dulu mengenai takaran atau batasannya dengan dokter gizi klinis," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minuman Manis Lagi Tren, Awas Risiko Diabetes!

Minuman Manis Lagi Tren, Awas Risiko Diabetes!

Health | Kamis, 01 Februari 2018 | 06:56 WIB

Penyakit Diabetes Tak Mengenal Usia

Penyakit Diabetes Tak Mengenal Usia

Health | Kamis, 21 Desember 2017 | 07:14 WIB

Mereka yang Antisosial Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Mereka yang Antisosial Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Health | Rabu, 20 Desember 2017 | 14:00 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB