Tak Cuma Meredakan Nyeri Haid, Ini Manfaat Lain Kunyit Asam

Ririn Indriani

Minggu, 25 Februari 2018 | 09:03 WIB
Tak Cuma Meredakan Nyeri Haid, Ini Manfaat Lain Kunyit Asam
Selain dapat meredakan nyeri haid, kunyit asam menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Suara.com - Selama ini banyak orang tahu bahwa kunyit asam mampu meredakan nyeri haid. Padahal ada banyak manfaat lain yang bisa Anda rasakan bila mengonsumsi kunyit asam, jamu tradisional turun temurun yang terbuat dari bahan utama kunyit dan asam jawa.

Lantas, apa saja manfaat lain dari kunyit asam yang belum banyak orang ketahui? Simak ulasan yang dihimpun Hello Sehat.

Secara alamiah, kunyit mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai analgesik (meredakan nyeri), antipiretik (menurunkan suhu tubuh saat demam), dan antiradang.

Begitu juga dengan asam jawa yang mengandung bahan aktif sebagai antiradang, antipiretik, dan penenang.

Campuran kedua bahan alami ini telah terbukti aman dan tidak menyebabkan keracunaan bila dikonsumsi bersamaan.
Nah, berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jamu kunyit asam:

1. Meredakan nyeri haid
Jamu kunyit asam umum dikonsumsi perempuan dengan keluhan nyeri haid. Bahkan kini kunyit asam sudah banyak diproduksi dalam bentuk serbuk atau minuman kemasan sehingga Anda tidak perlu repot-repot meraciknya sendiri.

Kandungan kurkumin pada kunyit bekerja dengan mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan.

Manfaat ini semakin diperkuat dengan reaksi tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin pada asam jawa yang dapat memengaruhi sistem saraf otonom dan otak. Selanjutnya, otak akan mengirimkan perintah ke tubuh untuk meredakan kontraksi rahim.

Maka tidak diragukan lagi bila minuman kunyit asam memang terbukti mampu mengatasi nyeri haid.

2. Sebagai antioksidan
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kunyit dan asam sama-sama bermanfaat sebagai antioksidan.

Pasalnya, senyawa kurkumin pada kunyit diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, sama halnya dengan asam jawa yang juga mengandung senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh.

Kandungan antioksidan pada minuman kunyit asam mempunyai aktivitas yang lebih besar dibandingkan dengan antioksidan sintetis. Suatu penelitian menyebutkan bahwa formula terbaik minuman kunyit asam terdiri dari 25 persen asam, 5 persen kunyit, dan 70 persen air untuk kadar antioksidan yang maksimal.

3. Menurunkan berat badan
Secara terpisah, baik kunyit maupun asam jawa sama-sama berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Khasiat ini tentu semakin maksimal dengan menggabungkan dua bahan alami tersebut.

Kurkumin, yaitu suatu antioksida pada kunyit berfungsi untuk menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah dan kolesterol serta kondisi metabolik lainnya akibat obesitas.

Alhasil, berat badan Anda cenderung lebih stabil dan menurunkan risiko obesitas. Selain itu, tubuh Anda juga menjadi lebih fokus saat menurunkan berat badan karena minimnya reaksi peradangan pada tubuh setelah minum kunyit asam.

4. Mengendalikan gula darah
Bila Anda mengidap penyakit diabetes, cobalah untuk rutin mengonsumsi jamu kunyit asam. Kunyit telah lama diketahui dapat menurunkan gula darah pada orang dengan diabetes. Efek ini diduga akibat kemampuan antiinflamasi yang dimiliki oleh kunyit.

Bahkan sebuah studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa orang dengan prediabetes yang mengonsumsi kapsul kurkumin cenderung menghambat kemungkinan terkena diabetes tipe 2.

Jadi, masih ragu dengan manfaat kunyit asam untuk kesehatan tubuh Anda?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekstrem, Dua Perempuan Ini Beberkan Fungsi Lain Darah Menstruasi

Ekstrem, Dua Perempuan Ini Beberkan Fungsi Lain Darah Menstruasi

Health | Selasa, 13 Februari 2018 | 19:30 WIB

Seks saat Haid Ternyata Bisa Berpeluang Hamil

Seks saat Haid Ternyata Bisa Berpeluang Hamil

Health | Rabu, 07 Februari 2018 | 07:46 WIB

Polusi Udara Picu Siklus Haid Tidak Teratur pada Perempuan

Polusi Udara Picu Siklus Haid Tidak Teratur pada Perempuan

Health | Senin, 05 Februari 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB