Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Kemenkes Perlu Lakukan Ini

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 29 Maret 2018 | 20:52 WIB
Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Kemenkes Perlu Lakukan Ini
Ilustrasi ibu dan bayi.

Suara.com - Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) mendorong pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera membentuk Komite Nasional Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir.

Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kematian ibu dan anak yang masih sangat tinggi di Indonesia.

"Kami memiliki tugas untuk memberikan rekomendasi. Nanti Kementerian Kesehatan atau stakeholder yang lain, yang memutuskan," ujar ketua penelitian Evidence Summit dari AIPI, Prof. DR. dr. Akmal Taher, SpU(K) dalam agenda AIPI dan USAID di Jakarta, Rabu, (28/3/2019).

Menurut data laporan World Bank pada 2017, diperkirakan ada satu ibu meninggal dunia karena melahirkan dalam setiap enam jam di Indonesia. Pun dari hasil Survei Data Kesehatan Indonesia pada 2012, dalam setiap 1000 kelahiran di Indonesia, ada 19 bayi yang meninggal dunia.

Menurut hasil penelitian Evidence Summit, beberapa penyebab utama angka kematian ibu dan bayi dalah belum meratanya pelayanan kesehatan yang berkualitas, terlambat mendapat pertolongan pada keadaan darurat dan sistem informasi kesehatan yang belum terpadu.

Nantinya, Komite Nasional Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir juga akan berfungsi sebagai forum komunikasi antar peneliti, praktisi, dan penyusun kebijakan.

Menanggapi gagasan dari AIPI, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F Moeloek, menyambut baik ide tersebut.

"Saya kira bagus. Kami buat komite dk Kementerian Kesehatan, ada jantung, kanker, ginjal, tapi komite kematian ibu (Komite Nasional Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir) belum. Ini mungkin bisa dibuat," ujar Menkes Nila dalam acara yang sama.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Bangun Rumah Gizi Pemantau Kondisi Masyarakat Papua

Kemenkes Bangun Rumah Gizi Pemantau Kondisi Masyarakat Papua

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 04:15 WIB

Gizi Buruk, Menkes Gencar Imunisasi setelah 71 Orang Asmat Tewas

Gizi Buruk, Menkes Gencar Imunisasi setelah 71 Orang Asmat Tewas

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 14:42 WIB

Menkes: Masalah Asmat Tanggung Jawab Bersama

Menkes: Masalah Asmat Tanggung Jawab Bersama

Health | Jum'at, 26 Januari 2018 | 04:34 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×