Mandi Air Panas Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 24 Juni 2018 | 16:06 WIB
Mandi Air Panas Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?
Ilustrasi seorang lelaki mandi air panas. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi oleh Ehime University di Jepang mengamati lebih dari 800 orang dewasa antara usia 55 dan 77 tahun. Studi ini melihat seberapa sering mereka mandi, berapa durasi yang dihabiskan setiap mereka mandi dan suhu dari air mandi mereka.

Kebiasaan mandi orang-orang tersebut juga dipantau selama periode lima tahun. Kesehatan peserta juga dilihat, mereka menjalani tes untuk memeriksa risiko serangan jantung dan stroke.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mandi air panas (di atas 41 derajat celcius) sebanyak lima kali seminggu, memiliki penumpukan lemak di arteri yang lebih sedikit (yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung).

Sayangnya, para peneliti tidak mencari tahu mengapa mandi air panas dapat meningkatkan kesehatan jantung dan tidak melakukan kelompok kontrol untuk menyingkirkan pengaruh faktor lain.

Ada kemungkinan bahwa peserta yang mandi lima kali seminggu dengan air panas juga melakukan kebiasaan sehat lainnya. Seperti lebih banyak waktu untuk mengurangi stres atau mandi yang mereka lakukan karena melakukan latihan ringan setiap hari.

Mungkin ada hubungan antara mereka yang mandi air panas dan penurunan risiko penyakit jantung, tetapi tidak ada sebab dan akibat yang jelas. Perlu juga diperhatikan bahwa mandi air panas tidak disarankan untuk semua orang.

Bahkan, mereka yang rentan pingsan atau tekanan darah rendah mungkin tidak bisa mandi air hangat. Ada juga risiko orang tua tergelincir di bak mandi dan menyebabkan cedera serius.

Meski begitu, sampai adanya lebih banyak penelitian dilakukan, lebih baik kita berfokus pada manfaat yang diperoleh dari mandi air panas, tanpa perlu bertolak ukur pada waktu lima kali seminggu.

Menghabiskan setengah jam untuk bersantai dan memanjakan diri setiap hari adalah hal yang luar biasa untuk mengurangi stres, apakah itu mandi air panas atau hanya duduk di sofa untuk membaca buku.

Jika Anda tidak suka mandi terlalu sering, mungkin adalah ide bijak untuk memprioritaskan sesuatu yang membuat merasa lebih baik daripada berendam di bak mandi panas, karena Anda pikir itu adalah sesuatu yang harus Anda lakukan. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seruput 4 Cangkir Kopi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Seruput 4 Cangkir Kopi Sehari Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Sabtu, 23 Juni 2018 | 15:35 WIB

Penyakit Langka, Bocah Ini Harus Dimandikan dengan Pemutih

Penyakit Langka, Bocah Ini Harus Dimandikan dengan Pemutih

Health | Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:34 WIB

Awas! Ibu dengan Banyak Anak Berisiko Tinggi Serangan Jantung

Awas! Ibu dengan Banyak Anak Berisiko Tinggi Serangan Jantung

Health | Senin, 04 Juni 2018 | 11:59 WIB

Ingin Kulit Halus, Jangan Gunakan Lotion

Ingin Kulit Halus, Jangan Gunakan Lotion

Health | Jum'at, 01 Juni 2018 | 12:50 WIB

Ingin Bebas dari Penyakit Jantung, Yuk Rutin Makan Ikan!

Ingin Bebas dari Penyakit Jantung, Yuk Rutin Makan Ikan!

Health | Selasa, 22 Mei 2018 | 19:45 WIB

Rutin Berlari Bisa Cegah Gagal Jantung, Lho!

Rutin Berlari Bisa Cegah Gagal Jantung, Lho!

Health | Senin, 12 Maret 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB