Orangtua Perokok, Anak Lebih Berisiko Mengidap Stunting

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 25 Juni 2018 | 19:15 WIB
Orangtua Perokok, Anak Lebih Berisiko Mengidap Stunting
Perokok pasif (Shutterstock)

Suara.com - Tak hanya mengganggu sistem pernapasan, paparan asap rokok dari orangtua ternyata dapat meningkatkan risiko anak mengidap stunting. Temuan ini didapat oleh Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia setelah melakukan studi kohort dalam kurun 1997-2014.

Teguh Dartanto, PhD, Kepala Departemen llmu Ekonomi FEB UI sekaligus penanggung jawab penelitian ini, mengatakan penelitian ini melibatkan orangtua perokok dan anak-anak mereka. Tim peneliti mengamati berat badan dan tinggi anak-anak pada 2007 dan kemudian melacak mereka pada 2014 secara berurutan untuk mengamati dampak perilaku merokok orangtua dan konsumsi rokok pada stunting.

"Secara mengejutkan, kami menemukan anak-anak yang tinggal di rumah dengan orangtua perokok kronis cenderung memiliki pertumbuhan lebih lambat dalam berat badan dan tinggi badan dibandingkan mereka yang tinggal di rumah tangga tanpa orangtua perokok," ujar Teguh dalam pemaparan hasil kajian di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Teguh menambahkan, penelitian ini menegaskan bahwa anak-anak yang tinggal dengan orangtua yang tidak merokok memiliki berat badan 1,5 kg lebih banyak dan 0,34 cm lebih tinggi daripada mereka yang tinggal dengan orangtua perokok kronis. Ia menyimpulkan bahwa perokok aktif atau kronis cenderung memiliki anak dengan perawakan pendek atau kerdil.

"Dengan memperhitungkan faktor genetik dan lingkungan dari anak, penelitian ini menegaskan terdapat bukti kuat dan konsisten secara statistik bahwa anak dari perokok kronis memiliki risiko stunting 5,5 persen lebih tinggi dibandingkan dengan anak dari orangtua bukan perokok," tambah dia.

Seperti diketahui stunting atau pendek adalah kondisi kurang gizi kronis sejak dalam kandungan. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang bayi, termasuk menyebabkan penurunan kecerdasan atau kognitif anak.

"Ketika sudah adiktif dengan rokok, maka orang akan menjadikannya sebagai prioritas. Dia bisa mengorbankan pengeluaran makanan bergizi untuk membeli rokok. Anak-anak akan malnutrisi dan kemungkinan kecerdasannya berkurang," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Remaja Merokok, Iklan Rokok Harus Diatur

Cegah Remaja Merokok, Iklan Rokok Harus Diatur

Health | Kamis, 31 Mei 2018 | 16:08 WIB

Menkes: Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan dan Pola Asuh

Menkes: Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan dan Pola Asuh

Health | Jum'at, 06 April 2018 | 15:00 WIB

Pemerintah Fokus Awasi 100 Desa untuk Atasi Stunting

Pemerintah Fokus Awasi 100 Desa untuk Atasi Stunting

Health | Jum'at, 06 April 2018 | 11:12 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB