Ibu Makan Pedas Apakah Pengaruhi Rasa ASI? Ini Penjelasan Dokter

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 06 Agustus 2018 | 20:00 WIB
Ibu Makan Pedas Apakah Pengaruhi Rasa ASI? Ini Penjelasan Dokter
Seminar Kesehatan [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Selama ini mitos dalam pemberian ASI terus berkembang di masyarakat, bahkan karena menelan mentah-mentah informasi yang tergolong mitos, banyak para ibu enggan memberikan ASI Eksklusif bagi bayi, termasuk mitos makan pedas yang diyakini bisa mempengaruhi rasa ASI.

Padahal menurut Dr. dr. Naomi Esthernita F Dewanto SpA(K), dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, ASI pada hari pertama dan kedua setelah persalinan memang masih diproduksi dalam jumlah sedikit. Itu sebabnya ia meminta para ibu untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) untuk merangsang produksi ASI.

"Jadi kalau ASI pertama hanya keluar satu tetes dua tetes jangan langsung panik. Terus perah terus coba susui agar kolostrum yang di awal-awal ASI bisa diserap bayi. Bayi pun sebenarnya hanya butuh 5-7 ml ASI pada hari pertama karena lambungnya hanya sebesar kelereng. Jangan langsung diberi ASI," ujar dr. Naomi di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Senin (6/8/2018).

Ia menambahkan, selain itu ada anggapan lain yang juga dipercaya para ibu menyusui yakni makanan yang dikonsumsi ibu dapat mempengaruhi rasa ASI. Menurut dr. Naomi memang makanan dapat memengaruhi rasa ASI tapi tidak se-ekstrim yang dibayangkan.

Misalnya, jika sang ibu mengonsumsi makanan pedas, maka belum tentu rasa ASI bayi juga pedas. Lagi pula, kata Naomi, tidak mungkin seseorang mengonsumsi makanan pedas setiap saat. Itu sebabnya Ia tak melarang busui mengonsumsi makanan pedas.

"Ada sedikit perbedaan rasa memang pada ASI. Kalau ibu mengonsumsi makanan A, mungkin ASI nya akan berubah rasa tapi bukan berarti sama dengan yang dimakan ibu. Itu sebabnya Ibu harus mengonsunsi makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang agar ASI yang diberikan juga berkualitas," tambah dia.

Nah terakhir, Naomi juga membantah anggapan bahwa perempuan kurus memiliki produksi ASI yang sedikit. Menurutnya antara perempuan kurus dan berisi tidak memiliki perbedaan anatomi payudara. Justru, yang memengaruhi produksi ASI adalah mindset perempuan itu sendiri dan cara melekatkan mulut bayi ke payudara.

"Kalau ibu gemuk yang tebal lemaknya. Yang kurus bukan berarti ASI-nya sedikit. Kita punya pasien kurus stok ASI bisa berfreezer-freezer. Mindset dan cara perlekatan posisi itu nomor satu yang mempengaruhi. Jadi nggak usah khawatir semua ibu pada dasarnya bisa menyusui tinggal niat dan kemauan untuk belajarnya ada nggak," jelasnya tentang benar tidaknya makanan bisa mempengaruhi rasa ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lama Tak Menyusui, Ini Tips Agar Produksi ASI Kembali Lancar

Lama Tak Menyusui, Ini Tips Agar Produksi ASI Kembali Lancar

Health | Minggu, 05 Agustus 2018 | 16:32 WIB

Andien Ingin Susui Kawa Hingga 2 Tahun

Andien Ingin Susui Kawa Hingga 2 Tahun

Health | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 18:46 WIB

ASI Tak Keluar, Jangan Buru-buru Kasih Bayi Susu Formula

ASI Tak Keluar, Jangan Buru-buru Kasih Bayi Susu Formula

Health | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 16:44 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB