Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Vaksin HPV

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:00 WIB
Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Vaksin HPV
Ilustrasi Virus HPV [Foto: Shutterstock]

Suara.com - Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang ditularkan secara seksual dan salah satu penyebab utama kanker serviks pada perempuan. Tak hanya itu, virus ini bahkan memiliki lebih dari 200 kelompok virus dan setidaknya ada 40 jenis HPV yang dapat disebarkan melalui kontak kulit ke kulit. 

Selama ini, HPV selalu menjadi fokus bagi banyak perempuan. Ya, menurut data yang dirilis pada tahun 2017 oleh pusat HPV setiap tahunnya ada 1228.44 perempuan didiagnosis dengan kanker serviks dan 67.477 meninggal akibat penyakit tersebut.

Padahal, potensi HPV tidak hanya terbatas pada kanker serviks. Pada wanita, virus ini juga dapat menyebabkan kanker vulva dan bentuk lain dari kanker genital. Tak main-main, HPV yang mematikan juga bisa menyerang lelaki. 

Pada pria, infeksi HPV dapat menyebabkan kanker penis, hingga kanker dubur. Khususnya saat mereka melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi. Bahkan, menurut Dr Bellarmine, ahli onkologi medis, Fotis Malar Hospital, Chennai, sekitar 65 persen kanker dubur, 35 persen kanker penis dan 70 persen kanker kepala dan leher dapat dikaitkan dengan virus HPV.

Prevalensi infeksi HPV pada lelaki bahkan adalah 40-50 persen dan satu-satunya pencegahan cara untuk menurunkan risiko ini adalah untuk mendapatkan vaksinasi.

Karenanya saat ini, vaksinasi HPV ditawarkan, tidak hanya pada perempuan tapi juga remaja atau laki-laki dewasa. Menurut Pusat Pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC), semua remaja perlu melakukan vaksin ini agar mereka dapat dilindungi dari infeksi HPV yang menyebabkan berbagai jenis kanker. 

Meskipun data yang menunjukkan lelaki dan virus HPV kurang, kita tetap tidak bisa mengesampingkan fakta bahwa lelaki juga berisiko terhadap infeksi HPV. 

"Bagi lelaki, agar aman dari infeksi HPV dan konsekuensi terkaitnya, vaksinasi adalah pilihan terbaik. Lebih baik untuk mendapatkan suntikan begitu seorang pria menjadi aktif secara seksual. Idealnya, lebih baik mendapatkan vaksin HPV antara usia 11 hingga 26 tahun untuk pria," kata Dr Bellarmine.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR

Kemenkes Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 06:00 WIB

BPJS Hapus Trastuzumab, Penderita Kanker Gugat Presiden Jokowi

BPJS Hapus Trastuzumab, Penderita Kanker Gugat Presiden Jokowi

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 10:28 WIB

Mengenal Kanker Usus Besar, Gejala hingga Penanganannya

Mengenal Kanker Usus Besar, Gejala hingga Penanganannya

Health | Kamis, 26 Juli 2018 | 16:34 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB