Sembuh dari Leukimia berkat Berpikir Positif

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:15 WIB
Sembuh dari Leukimia berkat Berpikir Positif
Natarini Setyaningsih, sembuh dari leukimia. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Usia kanak-kanak biasanya identik dengan kegiatan bermain dan mengasah potensi diri. Pikiran pun masih belum diselimuti hal-hal yang bisa memicu stres. Tapi tidak dengan Natarini Setyaningsih. Di usianya yang beranjak 12 tahun, ia justru diuji Tuhan dengan kanker darah atau leukimia. Tentu saja perempuan yang akrab disapa Rini itu tak menyangka. Apalagi gejala yang dialaminya kala itu sangat mirip dengan gejala demam biasa, namun tak kunjung sembuh.

"Jadi waktu itu gejalanya cuma demam. Saya minum parasetamol tapi nggak sembuh-sembuh. Cek ke dokter karena ada bintik merah dibilang malaria, cek ke dokter lain karena pucat dan kuning dibilang sakit liver," ujar Rini dalam peringatan Hari Kanker Anak di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Rini mengatakan orangtuanya saat itu begitu tanggap dengan kondisinya. Ia lantas kembali dibawa ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menemukan diagnosis yang lebih tepat mengenai penyakit yang dideritanya.

"Dokter spesialis langsung curiga karena demamnya nggak sembuh-sembuh sampai sebulan, lalu disuruh cek darah. Ternyata Hb saya 8, rendah sekali. Llangsung dirujuk ke RSCM. Lalu baru ketahuan leukimia," tambah Rini.

Sedih, kaget, dan tak menyangka merupakan perasaan campur aduk yang dialami Rini. Namun, memiliki orangtua yang peduli dengan buah hatinya, membuat Rini tersuntik semangatnya untuk sembuh. Alih-alih meratapi nasibnya, Rini memilih untuk semangat menjalani pengobatan dan terus berpikiran positif.

"Kalau terdeteksi kanker, semangat aja dulu, berpikir positif bisa melaluinya. Sehingga kemo lancar dan tidak drop. Saya dari semangat itu bisa melalui pengobatan medis dari kemoterapi dan radioterapi," tambah Rini.

Semangat Rini untuk sembuh pun disaksikan Tuhan. Tiga tahun setelah terdiagnosis leukimia, yakni pada 1999, Rini dinyatakan sembuh dan berhenti menjalani pengobatan kanker.

Sebagai bentuk dari rasa syukurnya, Rini bersama penyintas kanker lainnya menginisiasi berdirinya Cancer Buster Community yang bertujuan menularkan semangat dan harapan untuk para pasien kanker anak dan orangtuanya.

Rini yang kini sudah berusia 34 tahun pun hidup seperti orang pada umumnya. Ia pun tak henti-hentinya memberi harapan bahwa kanker pada anak bisa disembuhkan. Tak lupa ia juga berpesan pada orangtua untuk langsung tanggap ketika gejala yang dialami buah hatinya tak jua sembuh selama beberapa waktu.

"Kalau kanker pada anak kunci, deteksi memang ada di orangtua. Untungnya, orangtua saya langsung tanggap, anak nggak sembuh-sembuh langsung di bawa ke rumah sakit," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Bayi Baru Lahir Pun Bisa Kena Kanker

Ternyata Bayi Baru Lahir Pun Bisa Kena Kanker

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Kenali Gejala Leukimia pada Anak dengan 3P, Sebelum Terlambat

Kenali Gejala Leukimia pada Anak dengan 3P, Sebelum Terlambat

Health | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Obituari: Paul Allen, Pendiri Microsoft Wafat karena Kanker

Obituari: Paul Allen, Pendiri Microsoft Wafat karena Kanker

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB