Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 16 November 2018 | 13:22 WIB
Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Baik pneumonia maupun tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Keduanya pun ditandai dengan gejala batuk hingga sesak napas. Lalu bagaimana membedakan gejala pneumonia dan tuberkulosis?

Disampaikan, dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, meski sama-sama ditandai dengan batuk dan sesak napas, TBC dan pneumonia disebabkan oleh bakteri yang berbeda. TBC dipicu oleh mycobacterium tuberculosis sementara pneumonia disebabkan oleh bakteri Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumanii, dan Pseudomonas aeruginosa.

"Infeksi di jaringan paru yang bukan disebarkan oleh kuman TBC kita sebut pneumonia. Gejalanya akut seperti mendadak. Tiba-tiba demam tinggi, batuk, dahak berwarna kuning. Kalau TBC gejalanya ringan tapi lama, berat badan jadi turun dan pengobatannya juga lama," ujar dr Erlina dalam peringatan Hari Pneumonia di Rumah PDPI, Jumat (16/11/2018).

Karena bersifat tiba-tiba, pneumonia dapat menyebabkan kematian sehingga diagnosis harus ditegakkan sesegera mungkin agar pasien dapat diberikan penanganan yang tepat. seperti memberi antibiotik.

"Pemberian antibiotik awal diberikan berdasarkan pola kuman penyebab terbanyak dan tersering. Sebelum antibiotik diberikan, spesimen dahak harus diambil untuk ditumbuhkan dan menjadi panduan antibiotik selanjutnya apabila pasien mengalami perburukan," tambah dia.

Erlina mengatakan pneumonia bisa menyebabkan kematian jika derajatnya berat sehingga kuman menginfeksi organ lain dan menyebabkan kerusakan. Jika sudah begini maka pasien akan mengalami gangguan sistemik di jantung, paru-paru atau ginjal.

"Pneumonia bisa menyebabkan gagal organ sehingga memicu kematian. Jadi walau diagnosis awalnya pneumonia maka bisa saja parunya terganggu, bisa saja jantung terganggu, ginjal terganggu. Ini kalau pneumonia berat. Ada juga pnemonia dari penyakit penyerta yang juga sering menyebabkan kematian," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obat TBC Jangka Pendek Sedang Diteliti di Indonesia

Obat TBC Jangka Pendek Sedang Diteliti di Indonesia

Health | Kamis, 15 November 2018 | 15:56 WIB

Menkes Singgung Dampak TBC Bagi Indonesia Secara Global

Menkes Singgung Dampak TBC Bagi Indonesia Secara Global

Health | Rabu, 14 November 2018 | 15:25 WIB

Stan Lee Meninggal, Kenali Bahaya Penyakit Pneumonia

Stan Lee Meninggal, Kenali Bahaya Penyakit Pneumonia

Health | Selasa, 13 November 2018 | 14:41 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×