Ini Saran Dokter untuk Antisipasi Penyakit Pasca Bencana Tsunami Banten

Ade Indra Kusuma

Sabtu, 29 Desember 2018 | 17:00 WIB
Ini Saran Dokter untuk Antisipasi Penyakit Pasca Bencana Tsunami Banten
Haerudin, lelaki berusia 39 tahun warga Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, korban tsunami. [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Tsunami Banten yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) lalu memang meluluhlantakkan beberapa desa di wilayah Pandeglang, Banten. Dari data sementara BNPB saat ini, setidaknya ada 429 orang meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda. Sebanyak 1.485 orang mengalami luka-luka, 154 orang hilang, dan 16.802 orang mengungsi di sejumlah daerah.

Prof. DR. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD(K), Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membeberkan temuan dan laporan dari para dokter yang bertugas di Banten, bahwasanya ada 3 penyakit utama yang ditemukan di lokasi pengungsian korban tsunami,

"Ada tiga, yaitu diare, infeksi saluran nafas atas (ISPA) dan gangguan kulit berupa keluhan gatal-gatal," jelasnya kepada Suara.com Sabtu (29/12/2018)

Permasalahan lain adalah  kondisi Mandi Cuci Kakus (MCK) yang kurang memadai dan belum lagi kebersihan lokasi pengungsian yang kurang diperhatikan.

Dokter Ari berharap agar kondisi tempat pengungsian dibuat senyaman mungkin. Tersedia alas tidur yang memadai dan juga selimut agar tubuh para pengungsi terutama orang tua dan anak-anak tetap terlindungi terutama dari angin malam.

"Saat ini laporan dari beberapa lokasi terdapat keterbatasan selimut dan baju dingin. Bantuan harus difokuskan untuk penyediaan baju dingin dan selimut untuk para pengungsi. Lalu wajib tersedianya tempat-tempat sampah disekitar lokasi pengungsian,"

Sarana MCK pastinya menjadi hal yang wajib dibutuhkan pengungsi, juga tersedianya sabun dan peralatan mandi lainnya. Untuk para pengungsi khususnya anak-anak dan orang tua dokter Ari beri tips untuk menjaga kesehatan.

"Beberapa upaya yang harus dilakukan adalah harus dipastikan bahwa para pengungsi harus mendapat makanan dan minuman yang cukup selama berada di pengungsian. Persedian air bersih untuk minum harus mencukupi. Menciptakan dapur-dapur umum yang tersedia, dan tentunya selalu mendapat suplai bahan makanan dan air bersih yang memadai untuk masak dan minum," lanjut dokter Ari.

"Suplemen itu sangat dibutuhkan di sana, multivitamin, mengingat keterbatasan makanan dan minuman dengan zat gizi yang lengkap yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Perlu stok  obat-obat sederhana, obat penurun panas, obat anti diare, obat sakit kepala dan oralit.  Bagi anak-anak perlu upaya untuk melakukan trauma healing dengan pengadaan buku-buku bacaan, mainan anak-anak dan kelompok-kelompok bermain untuk anak-anak dan mencegah anak-anak bermain diluar di bekas bencana yang masih berantakan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter Temukan 3 Penyakit Utama di Pengungsian Korban Tsunami Banten

Dokter Temukan 3 Penyakit Utama di Pengungsian Korban Tsunami Banten

Health | Sabtu, 29 Desember 2018 | 15:56 WIB

32 Korban Tsunami Selat Sunda Dimakamkan Secara Massal

32 Korban Tsunami Selat Sunda Dimakamkan Secara Massal

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 22:51 WIB

Aku dan Calon Suamiku Terjebak di Pantai Carita saat Tsunami, Ini Kisahku

Aku dan Calon Suamiku Terjebak di Pantai Carita saat Tsunami, Ini Kisahku

Lifestyle | Jum'at, 28 Desember 2018 | 20:05 WIB

Terkini

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Moisturizer Some By Mi yang Hijau untuk Apa? Kenali Kandungan dan Klaimnya

Moisturizer Some By Mi yang Hijau untuk Apa? Kenali Kandungan dan Klaimnya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Menurun

Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah Sumut, Jarak Pandang Menurun

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Prabowo Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pembayar Buzzer-Demo Triliunan: Kita Siap Mati untuk Rakyat

Prabowo Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pembayar Buzzer-Demo Triliunan: Kita Siap Mati untuk Rakyat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:11 WIB

×