Studi Sebut Dokter Hewan Rentan Bunuh Diri, Kenapa?

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 01 Januari 2019 | 19:53 WIB
Studi Sebut Dokter Hewan Rentan Bunuh Diri, Kenapa?
Dokter hewan berisiko tinggi bunuh diri. [Shutterstock/Filipe Frazao]

Suara.com - Setiap profesi memiliki beban masing-masing bagi kesehatan jiwa. Namun studi terbaru menyebut dokter hewan memiliki risiko bunuh diri yang tinggi. Kenapa?

Menurut data dari Journal of American Veterinary Medical Association, dokter hewan memiliki kemungkinan 3,5 kali lebih tinggi melakukan tindakan bunuh diri daripada mereka yang bekerja di bidang lain.

Dilansir Time, tercatat sejak 1979 sampai 2015, ada 11.600 dokter hewan di Amerika Serikat dengan 400 dokter diantaranya meninggal dunia karena bunuh diri.

Konsisten dengan tren populasi umum, hasil studi juga memperlihatkan lebih banyak dokter hewan laki-laki daripada perempuan yang meninggal karena bunuh diri (326 berbanding 72)..

Dan dari tahun 2000 hingga 2015, sekitar 10 persen kematian pada dokter hewan perempuan terkait dengan kasus bunuh diri.

Para ahli kesehatan masyarakat telah lama mengetahui bahwa dokter menghadapi tingkat bunuh diri yang lebih tinggi dari rata-rata yang disebabkan karena depresi, kecemasan, dan kelelahan.

Meski demikian, tidak pernah ada satu studi yang menunjukkan bahwa dokter hewan juga berjuang dengan banyak risiko yang sama.

Secara khusus, penulis mengutip bahwa "jam kerja yang panjang, beban kerja yang berlebihan, praktik tanggung jawab manajemen, harapan dan keluhan klien, prosedur euthanasia, dan keseimbangan kerja-kehidupan yang buruk" menjadi penyebab dokter hewan melakukan bunuh diri.

Studi juga menunjukkan bahwa kecemasan dan depresi sanga umum terjadi di antara dokter hewan. Dokter hewan juga memiliki akses pada obat-obatan mematikan yang tidak dimiliki orang lain.

Secara keseluruhan, tingkat bunuh diri meningkat di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Peningkatan terjadi sekitar 28% antara tahun 1999 sampai 2016 dan peningkatan sebesar 3,7% antara tahun 2016 sampai 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Penyakit Kulit, Seseorang Lebih Rentan Ingin Bunuh Diri

Punya Penyakit Kulit, Seseorang Lebih Rentan Ingin Bunuh Diri

Health | Jum'at, 28 Desember 2018 | 15:42 WIB

Suami dan Anak Sakit, Nenek Ngesot Tenggelamkan Diri di Bengawan Solo

Suami dan Anak Sakit, Nenek Ngesot Tenggelamkan Diri di Bengawan Solo

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 14:47 WIB

Cinta Terlarang Megawati dan Keponakannya Berakhir Tragis

Cinta Terlarang Megawati dan Keponakannya Berakhir Tragis

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 16:50 WIB

Cinta Terlarang, Keponakan dan Bibinya yang Hamil Bunuh Diri Bersama

Cinta Terlarang, Keponakan dan Bibinya yang Hamil Bunuh Diri Bersama

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 13:32 WIB

Pertama Kalinya, Ikatan Dokter Indonesia Bakal Punya Lembaga Riset

Pertama Kalinya, Ikatan Dokter Indonesia Bakal Punya Lembaga Riset

Health | Sabtu, 08 Desember 2018 | 19:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB