Remaja 14 Tahun Bunuh Diri, Ayah Salahkan Media Sosial Instagram

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 25 Januari 2019 | 21:33 WIB
Remaja 14 Tahun Bunuh Diri, Ayah Salahkan Media Sosial Instagram
Seorang ayah menganggap kematian anaknya yang bunuh diri diakibatkan oleh konten di media sosial Instagram. Kok bisa?. [Shutterstock]

Suara.com - Remaja 14 Tahun Bunuh Diri, Ayah Salahkan Media Sosial Instagram

Seorang remaja berusia 14 tahun ditemukan meninggal karena bunuh diri. Sang ayah merasa konten di media sosial Instagram yang membuat anaknya melakukan hal tersebut.

Remaja yang diketahui bernama Molly ini meninggal pada tahun 2017. Ian Russel, sang ayah, menyebut media sosial Instagram yang membunuh anaknya.

"Saya sangat yakin Instagram 'membantu membunuh' anak saya," ucap Ian Russel dalam video yang dikutip Himedik dari BBC.

Menurut Ian, Molly adalah remaja normal yang bertingkah seperti biasa, antusias, dan berpikiran ke depan. Namun setelah menelusuri akun Instagram sang anak, ditemukan bahwa ia mengikuti sejumlah akun milik orang-orang depresi dan memiliki pikiran bunuh diri.

"Beberapa akun tampaknya cukup positif, mungkin sekelompok orang yang berusaha saling membantu, tetapi ada beberapa konten yang mengejutkan karena menganjurkan tindakan untuk mencelakai diri sendiri," kata Ian lagi.

Hashtag atau tagar seperti #selfharm dan #suicide memungkinkan pengguna Instagram untuk melihat gambar-gambar mengerikan dan pergelangan tangan yang disayat serta jalan layang dengan tanda-tanda yang memiliki pesan 'lompat'.

Ilustrasi bunuh diri. [Shutterstock/Filipe Frazao]
pencegahan bunuh diri. [Shutterstock/Filipe Frazao]

"(Gambar-gambar itu) masih ada di sana, masih ada di mana-mana, gampang ditemukan, dan tidak disembunyikan. Gambar-gambar berbahaya itu sangat tersedia untuk umum dan saya rasa puluhan ribu anak-anak di negara ini sudah melihat," tandas Ian lagi.

Ged Flynn, yang menjalankan Papyrus, gerakan amal untuk pencegahan bunuh diri, berpendapat dalam video itu, media sosial berpotensi terlibat dalam memungkinkan algoritma untuk mengumpulkan gambar bertagar seperti 'suicide'.

baca juga

"Kami tidak mengizinkan konten yang mempromosikan atau mengagungkan gangguan makan, melukai diri sendiri, atau bunuh diri dan akan menghapus konten semacam ini," kata pihak Instagram dalam sebuah pernyataan. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vlogger Bunuh Diri, Diduga karena Operasi Plastik yang Gagal

Vlogger Bunuh Diri, Diduga karena Operasi Plastik yang Gagal

Health | Jum'at, 25 Januari 2019 | 17:15 WIB

Agar Konsumen Tak Dirugikan, Presiden Diminta Sahkan RPP Belanja Elektronik

Agar Konsumen Tak Dirugikan, Presiden Diminta Sahkan RPP Belanja Elektronik

Bisnis | Jum'at, 25 Januari 2019 | 14:38 WIB

Diajak Tidur Istri, Riyanto Malah Nekat Gantung Diri di Kandang Sapi

Diajak Tidur Istri, Riyanto Malah Nekat Gantung Diri di Kandang Sapi

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 13:04 WIB

Polisi Dalami Motif Pria Gantung Diri di Bandara Soekarno Hatta

Polisi Dalami Motif Pria Gantung Diri di Bandara Soekarno Hatta

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 12:33 WIB

Frustasi Operasi Plastik Gagal, Vlogger China Bunuh Diri

Frustasi Operasi Plastik Gagal, Vlogger China Bunuh Diri

Lifestyle | Jum'at, 25 Januari 2019 | 06:47 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×