Bukan Karena Sering Tidur Siang, Ini Fakta Vernix Caseosa di Kulit Bayi

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 31 Januari 2019 | 15:47 WIB
Bukan Karena Sering Tidur Siang, Ini Fakta Vernix Caseosa di Kulit Bayi
Vernix Caseosa pada bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan karena Sering Tidur Siang, Ini Fakta Vernix Caseosa di Kulit Bayi.

Bayi tidak terlahir dengan kulit halus dan mulus. Sebaliknya, sebagian besar bayi lahir dengan kulit berkeriput dan penuh lemak yang berwujud gumpalan putih kekuningan. Kondisi ini bahkan bertahan hingga sebulan, sehingga salah kalau ada istilah 'selembut kulit bayi'.

Orang zaman dahulu, memercayai lemak di kulit bayi baru lahir disebabkan oleh gaya hidup si ibu saat hamil. Ada yang bilang hal ini karena sang ibu suka makan bakso sehingga lemak di kulit bayi jadi banyak, atau karena si ibu keseringan tidur siang sewaktu hamil. Dan yang lebih mengherankan, tak sedikit petugas kesehatan seperti bidan yang memercayai hal tersebut. 

Vernix Caseosa atau lemak di kulit bayi yang mirip keju ini sebenarnya sesuatu yang normal dan wajar. Lapisan lemak ini berkembang pada kulit bayi sejak dalam kandungan di usia kehamilan 20 minggu.

Menjelang akhir kehamilan, lapisan vernix ini akan semakin berkurang. Tapi, yang sering terjadi, sisa lapisan vernix ini masih terlihat jelas saat bayi lahir.

Dilansir dari laman Parents, lapisan vernix ini sebenarnya merupakan penyatuan dari minyak yang dikeluarkan kelenjar minyak di kulit janin dengan sisa-sisa sel kulit janin. Fungsinya tidak main-main, yaitu sebagai zat pelindung tubuh bayi sehingga terlindung dari bakteri dan jamur.

Vernix Caseosa juga bisa diibaratkan sebagai moisturizer yang mencegah kulit bayi dari kekeringan, memiliki sifat seperti antibiotik yang dapat membantu membersihkan kulit bayi saat masih berada di dalam kandungan, mencegah terjadinya kerutan pada kulit bayi di dalam kandungan, mempermudah bayi untuk keluar dari jalan lahir, serta mencegah terjadinya hipotermia saat bayi lahir.

Tapi, memang tidak semua bayi baru lahir terlahir dengan kulit diselimuti lapisan lemak ini. Ada yang hanya memilikinya di wajah, punggung, atau lengan atas saja. Yang pasti, ada atau tidak ada lapisan lemak ini, itu semua adalah normal. Dan yang pasti, itu bukan kotoran, ya. Jadi, tidak perlu ngotot untuk membersihkannya. Seiring dengan pertambahan usianya, lapisan lemak ini akan menghilang dengan sendirinya, kok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 2 Minggu, Wanita Ini Tidur dengan Bayinya yang Telah Meninggal

Selama 2 Minggu, Wanita Ini Tidur dengan Bayinya yang Telah Meninggal

Health | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:59 WIB

Bikin Haru, Bayi Donor Organ Dapat Penghormatan dari Dokter dan Perawat

Bikin Haru, Bayi Donor Organ Dapat Penghormatan dari Dokter dan Perawat

Health | Jum'at, 25 Januari 2019 | 07:00 WIB

Ini Alasan Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Ini Alasan Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 11:53 WIB

5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi

5 Cara Sederhana Belajar Metode Montessori Pada Bayi

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 10:05 WIB

Bikin Sewot, Cerita Ibu Minta ASI Perempuan Lain untuk Anaknya

Bikin Sewot, Cerita Ibu Minta ASI Perempuan Lain untuk Anaknya

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:45 WIB

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berukuran Hampir Sama dengan iPhone

Health | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:59 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB